Advertisement
BNPB Targetkan Huntara Aceh Selesai Sebelum Ramadan 2026
Kondisi rumah warga yang terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). Antara - Yudi Manar
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah menargetkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir dan tanah longsor di Aceh rampung sebelum awal Ramadan 2026. Hingga kini, pengungsian terpadu sementara dibangun untuk memastikan warga tetap mendapatkan layanan dasar.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan pengungsian terpadu dibangun di Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. Fasilitas ini dilengkapi layanan kesehatan, psikososial, serta dapur umum untuk mendukung kebutuhan pengungsi sehari-hari. Huntara direncanakan selesai pada awal Februari 2026 atau sebelum Ramadan.
Advertisement
Pembangunan huntara dan hunian tetap akan mencakup lima kabupaten/kota terdampak bencana, yaitu Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, Pidie Jaya, Gayo Lues, dan Pidie. Selain pembangunan fisik, personel TNI dan Polri dikerahkan hingga 18–20 jam per hari untuk membersihkan wilayah terdampak, mempercepat pemulihan, dan menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.
BNPB juga memastikan distribusi bantuan logistik terus berlangsung. Hingga 22 Desember 2025, tercatat 1.266 ton bantuan telah disalurkan, dengan 100 ton cadangan sebagai buffer stock. Saat ini, masih ada sekitar 473.288 jiwa yang mengungsi, dan pemerintah bersama mitra terus memberikan dukungan pangan, sandang, dan kebutuhan lainnya untuk warga terdampak bencana.
BACA JUGA
Kepala BNPB menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk TNI, Polri, dan Kementerian Sosial, untuk mempercepat proses pemulihan dan memastikan semua pengungsi mendapatkan layanan yang layak selama masa transisi ke huntara dan hunian tetap.
Warga terdampak banjir dan longsor di Aceh diimbau tetap memanfaatkan fasilitas pengungsian terpadu dan mengikuti informasi resmi BNPB untuk proses relokasi ke huntara agar terjamin keselamatan dan kesejahteraannya sebelum Ramadan 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
- Qatar Tegaskan Tidak Berperang dengan Iran, Klaim Hak Bela Diri
- Iran Memanas, 15 WNI di Teheran Siap Dievakuasi Lewat Azerbaijan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
Advertisement
Waspada Leptospirosis di Kota Jogja, Enam Kasus Ditemukan Awal 2026
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Sebut Anggaran MBG Fantastis, Mahasiswa Bantul Tuntut Evaluasi Total
- Volume Sampah Ramadan di Jogja Naik, DLH Pastikan Depo Tetap Kosong
- Imunisasi Anak Mudik Lebaran Disarankan 14 Hari Sebelumnya
- Dampak Konflik Timur Tengah, 15 Penerbangan di Bandara Soetta Batal
- Bawaslu Sleman Gencarkan Edukasi Pemilu Sambil Ngabuburit
- Wisata Bantul Sepi Saat Ramadan, Pelaku Usaha Fokus Benahi Fasilitas
- Penerbangan Normal, Amphuri Sebut Umrah DIY Tetap Berjalan
Advertisement
Advertisement







