Advertisement
Satu WNI Korban Kebakaran Hong Kong Sudah Dipulangkan
Kebakaran besar di kompleks apartemen di Hong Kong. ANTARA - Anadolu.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Seorang WNI korban kebakaran apartemen di Hong Kong telah dipulangkan dari rumah sakit, sementara satu lainnya menunggu waktu keluar setelah kondisi dinyatakan stabil.
Kemlu RI menyebut belum ada pembaruan mengenai total WNI yang menjadi korban tewas maupun luka dalam insiden tersebut. Dua WNI sebelumnya dilaporkan meninggal dan dua lainnya terluka, seluruhnya merupakan PMI sektor domestik. KJRI Hong Kong bersama Satgas Pelindungan WNI terus melakukan pemantauan langsung ke area terdampak.
Advertisement
Mereka juga menyalurkan bantuan makanan, minuman, serta kebutuhan dasar bagi WNI yang sementara ditempatkan di lokasi penampungan. Koordinasi intensif dilakukan dengan otoritas Hong Kong, LSM, serta komunitas diaspora Indonesia untuk memastikan perlindungan menyeluruh bagi para pekerja migran.
“Sementara satu lainnya, sudah dalam kondisi stabil dan tinggal menunggu untuk discharge [dipulangkan dari rumah sakit)],” menurut keterangan tertulis Kemlu RI di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Sebelumnya, dilaporkan ada dua WNI yang meninggal dunia dan dua WNI yang terluka akibat kebakaran di Hong Kong, yang semua merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) di sektor domestik.
Kemlu RI menyatakan belum terdapat pembaruan mengenai warga Indonesia yang menjadi korban tewas atau terluka dalam insiden itu.
KJRI Hong Kong bersama Satgas Pelindungan WNI kembali mendatangi area kebakaran untuk menemui para WNI yang ditempatkan di sejumlah lokasi penampungan di sekitar kawasan tersebut dan memastikan kondisi mereka pasca kejadian.
Pihak KJRI dan Satgas juga memberikan bantuan makanan dan minuman serta barang-barang lainnya yang dibutuhkan untuk para WNI di lokasi penampungan.
KJRI Hong Kong menyatakan akan terus melakukan koordinasi intensif dengan perwakilan terkait otoritas Hong Kong, lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi PMI dan diaspora Indonesia lainnya.
Pada Rabu (26/11), kebakaran besar melanda kompleks perumahan Wang Fuk Court di Hong Kong, dan menurut Kemlu RI, hingga Jumat pagi (28/11), jumlah korban meninggal dilaporkan mencapai 94 orang.
Menurut South China Morning Post, Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee Ka-chiu mengatakan tujuh blok apartemen terdampak kebakaran, dengan tiga blok tampak gelap dari luar dan empat lainnya menunjukkan tingkat kerusakan yang berbeda akibat api.
Lebih dari 140 mobil pemadam serta lebih dari 800 petugas pemadam dan paramedis dikerahkan, termasuk penggunaan drone untuk memantau area tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Keselamatan Terancam, KBM SDN Kokap Direlokasi ke Eks SD Kanisius
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Produksi Ikan 55.000 Ton, 27 Pasar Serap 40 Persen Produksi di 2024
- 4 Kasus Teror Hiu dalam 48 Jam di Australia, Warga Diminta Jauhi Laut
- Pemkab Gunungkidul Sediakan 26 Ton Kebutuhan Pokok di Operasi Pasar
- Uni Eropa Siap Wajibkan Pemblokiran Huawei dan ZTE dari Infrastruktur
- Kanada Pangkas Tarif EV China, Tesla Berpotensi Raup Untung Terbesar
- Gol Koizumi Antar Jepang ke Final Piala Asia U-23 2026
- Gunungkidul Produksi Ikan 15.000 Per Ton Tahun, Konsumsi Masih Kalah
Advertisement
Advertisement



