Advertisement
Donald Trump Klaim Bantuan Mengalir ke Gaza Pasca Pertukaran Tahanan
Donald Trump / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Presiden AS Donald Trump mengaku optimistis atas situasi di Jalur Gaza, usai berhasilnya pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas. Selain itu, Trump menyebut bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan telah mulai mengalir ke wilayah yang terkepung tersebut.
Hal itu disampaikan Trump dalam pertemuan puncak dengan para pemimpin dunia di Sharm el-Sheikh, Mesir, kemarin.
Advertisement
Dalam sambutannya di KTT, Trump menekankan skala bantuan yang masuk dan fase berikutnya bagi Gaza.
"Bantuan kemanusiaan kini mengalir deras, termasuk ratusan truk berisi makanan, peralatan medis, dan perlengkapan lainnya, yang sebagian besar dibiayai oleh orang-orang di ruangan ini," ujar Trump dalam pertemuan puncak, dikutip dari Anadolu, Selasa (14/10/2025).
BACA JUGA
"Warga sipil telah kembali ke rumah mereka. Para sandera telah bertemu kembali (dengan keluarga mereka)," katanya.
Trump menyatakan bahwa tantangan terberat sudah terlewati dan fokus kini beralih ke pembangunan.
"Hari yang baru dan indah telah tiba, dan kini pembangunan kembali dimulai. Membangun kembali mungkin akan menjadi bagian termudah. Saya kira kita telah menyelesaikan sebagian besar bagian tersulit, karena sisanya akan berjalan beriringan," lanjutnya.
"Kita semua tahu cara untuk membangun kembali, dan kita tahu cara untuk membangun lebih baik daripada siapa pun di dunia," ucap kepala negara AS itu.
Selain janji pembangunan kembali, Trump juga menetapkan syarat kunci untuk rekonstruksi Gaza. Ia menekankan pentingnya demiliterisasi dan pembentukan badan keamanan yang baru.
"Kami juga sepakat bahwa rekonstruksi Gaza menuntut demiliterisasi dan pembentukan pasukan polisi sipil baru yang jujur untuk menciptakan kondisi aman bagi rakyat di Gaza," kata Trump.
Trump juga menyampaikan penghargaan kepada sekutu regional atas upaya mediasi.
"Rasa terima kasihnya yang sebesar-besarnya kepada negara-negara Arab dan Muslim yang telah membantu mewujudkan terobosan luar biasa ini," ujarnya.
Sebelumnya Hamas dan Israel melaksanakan kesepakatan pertukaran tahanan. Ratusan tahanan Palestina dibebaskan dari penjara militer Ofer dan fasilitas penjara Israel di Gurun Negev, sementara 20 sandera Israel yang masih hidup juga dibebaskan.
Setibanya di KTT, Trump mengindikasikan upaya pencarian jenazah sandera yang meninggal masih berlangsung.
"Mereka tahu di mana kebanyakan berada, Anda tahu, saya kira lima atau enam (jenazah) sudah ditemukan sekarang," katanya.
"Mereka sedang mencari para jenazah ini. Mereka tahu daerahnya dan mereka tengah mengupayakannya. Mereka melakukannya bekerja sama dengan Israel, dan mereka akan menemukan cukup banyak dari para jenazah ini," tambahnya.
Perlu dicatat, sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 67.800 warga Palestina di Gaza, mayoritas perempuan dan anak-anak, membuat sebagian besar daerah kantong itu tidak dapat dihuni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bos Mossad ke AS, Konsultasi Soal Iran dan Potensi Serangan
- BRIN Jelaskan Penyebab Sinkhole Marak di Indonesia
- OKI Kecam Penyerbuan Masjid Al Aqsa oleh Pejabat Israel
- Prancis Tegaskan Greenland Bukan Milik AS di Tengah Klaim Trump
- Akun Instagram Laras Faizati Dimusnahkan, iPhone 16 Disita Pengadilan
Advertisement
Banyuraden Sleman Raih Peringkat II Kalurahan Terbaik Nasional
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Haedar Nashir: Peringatan Isra Miraj Perlu Diterjemahkan Jadi Etika
- Trump Klaim Dewan Perdamaian Gaza Terbesar Sepanjang Sejarah
- Pos Indonesia Percepat Kiriman PMI lewat Layanan Kargo Baru
- Konsumsi BBM Subsidi di DIY Turun, LPG 3 Kilogram Naik
- Smartfren Merespons Gugatan Kuota Hangus di Mahkamah Konstitusi
- Pemilihan Lurah Natah Gunungkidul Digelar Februari, Bujet Rp20 Juta
- Hormon Rendah pada Remaja Bisa Ganggu Pubertas dan Kesuburan
Advertisement
Advertisement




