Advertisement
Korut Sebut Tentaranya di Perbatasan Ditembaki Korea Selatan
Bendera Korea Utara dan Korea Selatan / Ilustrasi Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SEOUL—Korea Selatan disebut telah menembaki tentara Korea Utara di wilayah perbatasan kedua negara awal pekan ini.
Wakil Kepala Staf Umum Angkatan Darat Korea Utara, Letnan Jenderal Ko Jong Chol, mengatakan bahwa tentara Korsel pada Selasa melepaskan lebih dari 10 tembakan peringatan dengan senapan mesin kaliber besar 12,7 mm ke arah tentara Korut yang sedang membangun proyek penghalang permanen di dekat garis perbatasan selatan, demikian lapor Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Sabtu (23/8/2025).
Advertisement
"Ini adalah awal yang sangat serius yang pasti akan mendorong situasi di wilayah perbatasan selatan, di mana sejumlah besar pasukan ditempatkan melakukan konfrontasi satu sama lain hingga ke fase yang tak terkendali," kata Ko.
Pemberitahuan mengenai pembangunan tersebut telah disampaikan sebelumnya "untuk mencegah kesalahpahaman dan konflik yang tidak disengaja," kata Ko, seraya menambahkan bahwa militer Korut "sedang memantau situasi terkini."
Ko menyatakan bahwa insiden tersebut, yang terjadi bersamaan dengan latihan militer gabungan besar-besaran di wilayah Korea Selatan, jelas merupakan provokasi yang dirancang dan disengaja untuk memicu konflik militer secara menyeluruh.
BACA JUGA: Sinabang Aceh Diguncang Gempa Magnitudo 5,8
Ia merujuk pada latihan tahunan Ulchi Freedom Shield yang berlangsung selama 11 hari antara Korea Selatan dan Amerika Serikat, yang dimulai pada Senin.
Ko "sangat menuntut" penghentian "provokasi berbahaya" tersebut.
"Jika upaya menahan atau menghalangi proyek yang tidak terkait dengan unsur militer terus berlanjut, tentara kami akan menganggapnya sebagai provokasi militer yang disengaja dan akan mengambil tindakan balasan yang sesuai," ujarnya.
Dalam pernyataan terpisah, juru bicara Staf Umum Tentara Rakyat Korea menyebut latihan gabungan Ulchi Freedom Shield sebagai "latihan perang gegabah AS dan para penghasut perang Korsel" yang mendorong situasi di semenanjung Korea dan di kawasan "menuju ketegangan ekstrem."
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan militer melepaskan tembakan peringatan pada Selasa setelah pasukan Korea Utara melintasi Garis Demarkasi Militer, menurut Yonhap News.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- KPK Dalami Pihak Sentral Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Advertisement







