Advertisement
Dampak Gempa Rusia: Jepang Terbitkan Peringatan Tsunami 3 Meter di Pantai Pasifik
Ilustrasi tsunami / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Jepang telah menerbitkan peringatan tsunami setinggi 3 meter di sepanjang pesisir Pasifik Jepang, dari Hokkaido hingga Wakayama setelah terjadi gempa rusia. Para pejabat mengimbau masyarakat untuk mengungsi hingga semua peringatan dicabut.
Dilansir NHK World, tsunami setinggi 50 sentimeter tercatat di Pelabuhan Ishinomaki di Prefektur Miyagi, tsunami setinggi 40 sentimeter di Pelabuhan Tokachi, dan gelombang setinggi 30 sentimeter di Kota Erimo di bagian tenggara Hokkaido.
Advertisement
Peringatan tsunami dikeluarkan Badan Meteorologi Jepang untuk wilayah pesisir Pasifik negara itu menyusul gempa bumi berkekuatan 8,7 skala Richter di dekat Kamchatka, Rusia. Pejabat Badan Meteorologi Jepang Kiyomoto Masashi, mengimbau masyarakat yang berada di dekat pantai atau sungai untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan tetap berada di lokasi yang aman hingga peringatan tsunami dicabut.
Gelombang pertama diperkirakan tiba pukul 10.00 waktu Jepang, atau pukul 01.00 UTC, dan kemungkinan telah mencapai pesisir negara itu. Ia memperingatkan tsunami dapat terjadi berulang kali dalam jangka waktu yang panjang. Gelombang berikutnya mungkin lebih besar daripada gelombang pertama.
Landasan pacu di Bandara Sendai di timur laut Jepang telah ditutup setelah gempa bumi di Rusia memicu peringatan tsunami. Kementerian Perhubungan setempat mengatakan penutupan landasan pacu dimulai sekitar pukul 09.40, dan beberapa penerbangan menuju pusat pesisir utama dialihkan. Penerbangan ke dan dari bandara ditangguhkan. Maskapai penerbangan mengimbau pelanggan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dengan memeriksa situs website mereka.
Gelombang tsunami telah mencapai sebagian wilayah pesisir Pasifik Jepang setelah gempa bumi dahsyat di lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia, pada hari Rabu. Tsunami setinggi 40 sentimeter tercatat di Pelabuhan Tokachi dan gelombang setinggi 30 sentimeter tercatat di Kota Erimo di bagian tenggara Hokkaido pada pukul 10.46 pagi.
Tsunami juga terpantau di wilayah Tohoku dan Kanto. Tinggi gelombang sekitar 20 hingga 40 sentimeter. Sejauh ini belum ada laporan kerusakan besar. Sebelumnya, gelombang setinggi 30 sentimeter menghantam Pelabuhan Hanasaki di Nemuro pada pukul 10.30 pagi, Kota Hamanaka pada pukul 10.36 pagi, dan Pelabuhan Kushiro pada pukul 10.42 pagi di Hokkaido timur.
Peringatan tsunami ditingkatkan menjadi peringatan tsunami untuk Jepang pada pukul 09.40. Badan Meteorologi Jepang meningkatkan peringatan tsunami menjadi peringatan tsunami pada pukul 09.40 setelah gempa berkekuatan 8,7 skala Richter yang melanda lepas pantai timur Kamchatka, Rusia.
Peringatan ini mencakup wilayah pesisir Pasifik dari prefektur paling utara Jepang, Hokkaido, hingga Prefektur Wakayama. Ketinggian tsunami diperkirakan mencapai 3 meter. Masyarakat di wilayah pesisir diimbau untuk segera mengungsi. Berpindahlah ke tempat tertinggi yang memungkinkan.
Jangan berhenti atau kembali ke wilayah pesisir. Ajak orang lain untuk mengungsi juga. Tsunami dapat melebihi ketinggian yang diperkirakan. Tsunami dapat merambat naik ke lereng dan bergerak jauh ke daratan. Beberapa gelombang dapat menghantam, dan ketinggiannya dapat meningkat secara tiba-tiba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : NHK
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo Rabu 4 Februari 2026 Lengkap
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Selasa 3 Februari 2026
- Satpol PP Bantul Tertibkan Anak Punk di Perempatan Tamantirto Kasihan
- Pemkab Sleman Siapkan Komite Ekonomi Kreatif, Bidik Status Kota Animas
- 10 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Kulonprogo Masih Proses Izin
- Tokoh Papua Ajak Jaga Kedamaian, Luruskan Pernyataan soal Yahukimo
- Disbud Sleman Gandeng Pemilik Cagar Budaya untuk Perawatan Bangunan
- Ini Perbedaan GCI dan Golden Visa Indonesia untuk Diaspora dan Investo
Advertisement
Advertisement



