Advertisement
Senator AS Desak Israel Hentikan Blokade Pangan di Jalur Gaza
Lokasi pengungsian warga Gaza - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Senator Amerika Serikat Chris Van Hollen mendesak Israel segera menghentikan blokade pangan terhadap Jalur Gaza seraya memperingatkan bahwa nyawa anak-anak Palestina di sana sangat terancam akibat kelaparan karena bantuan makanan masih tertahan di perbatasan.
“Masukkan makanan ke Gaza SEKARANG! Netanyahu dan pemerintahnya membuat dua juta warga sipil kelaparan,” tulis senator asal Maryland itu di platform X, mengutip laporan Program Pangan Dunia (WFP) yang memperingatkan risiko kelaparan massal di seluruh Gaza.
Advertisement
Van Hollen menyoroti bahwa blokade ini telah berlangsung selama 76 hari. “Truk-truk berisi makanan sudah menunggu untuk masuk, tetapi tetap diblokir,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa anak-anak telah meninggal akibat kekurangan pangan, sekaligus menuduh Amerika Serikat turut “bersekongkol dalam pelanggaran berat hukum internasional ini.”
Israel telah memblokir seluruh pasokan, termasuk makanan, air, dan obat-obatan ke Gaza sejak 2 Maret lalu, dan melanjutkan operasi militer pada 18 Maret setelah pembicaraan gencatan senjata gagal. Jumlah korban tewas di Gaza sejak Oktober 2023 telah melebihi 53.200 jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Drama Penalti Antar Persiba Bantul ke Semifinal Liga Nusantara
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- MK Tolak Gugatan Sistem Penilaian Pendidikan Jarak Jauh
- KPU Jogja Pindah ke Eks KPP Sultan Agung, Butuh Dana Rp5,7 M
- Liga Spanyol Pekan ke-22: Barca Gas Pol, Madrid Intai Posisi
- BNI Buka Layanan Kredit Terbatas di Jateng-DIY Akhir Pekan Ini
- Belum Ditemukan, Pencarian Pendaki Hilang di Mongkrang Diperpanjang
- Kejari Sleman Terbitkan SKP2, Begini Kata Kuasa Hukum dan Hogiminaya
- IDM Latih Ratusan Pelajar Bantul Tanggap Gempa Bumi
Advertisement
Advertisement



