Advertisement
Kapan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah? Ini Penjelasannya
Suasana lomba takbir keliling menyambut Idulfitri 1444 Hijriah pada Kamis (20/4/2023) malam di Desa Blawong, Trimulyo, Jetis, Bantul. - Harian Jogja - Yosef Leon
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pekan ini menjadi pekan terakhir Ramadan 2025. Lalu, kapan sejatinya Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah?
Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025. Muhammadiyah telah menetapkan jadwal lebaran Idulfitri yakni jatuh pada 31 Maret 2025. Penetapan itu didasarkan pada hasil hisab dengan menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, yang merupakan perhitungan astronomi untuk menentukan awal bulan Hijriah tanpa menunggu rukyatul hilal.
Advertisement
Nahdlatul Ulama (NU) sampai saat ini belum menentukan jadwal Idulfitri 1446 H. Sebab, dalam menentukan awal bulan Syawal, NU menggunakan metode rukyat (melihat peredaran bulan baru).
BACA JUGA: Kemenag akan Gelar Sidang Isbat
Sedangkan Dirjen Bimas Islam Kemenang RI, Abu Rokhmad dalam keterangannya, mengatakan penentuan Idulfitri 1446 H dilakukan dengan metode hisab (perhitungan hilal secara astronomis dan sistematis) dan rukyat (pengamatan Bulan).
Dua metode tersebut sejalan dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.
Abu menyatakan ijtimak atau konjungsi secara hisab akan terjadi pada Sabtu (29/3/2025) pukul 17.57.58 WIB. Namun, merujuk data astronomi, posisi hilal berkisar antara -3 di Papua dan -1 di Aceh ketika Matahari terbenam.
"Nantinya data ini akan diverifikasi melalui rukyat di 33 titik di seluruh Indonesia," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Produksi Buah Gunungkidul, Ini Lima Komoditas yang Jadi Unggulan
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Diduga Hina Agama di Medsos, Warga Bengkayang Ditangkap Polda Aceh
- Dirut Agrinas Beberkan Alasan Impor 105.000 Pikap Rp24,66 T dari India
- Indonesia Wakil Panglima ISF di Gaza, Bukti Reputasi Misi Perdamaian
- Rumah Terbakar di Blimbingsari Sleman, 2 Motor Ludes
- Iuran BPJS Kesehatan Februari 2026, Ini Rinciannya
- PBNU Resmikan 41 SPPG MBG, Target 1.000 Unit
- KKB Aibon Kogoya Serang Pos Tambang di Nabire, 2 Tewas
Advertisement
Advertisement







