Advertisement
Menkes Bertemu Presiden Prabowo Bahas Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyambangi Istana Kepresidenan untuk bertemu Presiden RI Prabowo Subianto membahas kelanjutan program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) bagi masyarakat saat berulang tahun.
"Ingin update tanggalnya beliau mau meresmikannya kapan," kata Budi saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.
Advertisement
Program ini sudah mulai disosialisasikan kepada masyarakat oleh Kementerian Kesehatan dan rencananya dalam tahap awal akan direalisasikan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau Puskesmas. Menkes Budi mengatakan harapannya program ini bisa segera direalisasikan sama seperti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang segera dieksekusi di awal 2025 ini.
BACA JUGA : Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Sewon 1 Dijadwalkan Pekan Depan
"Kalau kita [Kemenkes] jnginnya kayak sekolah aja [MBG]. Langsung datang ke Puskemas saja beliau periksa sama menteri-menterinya suruh cek," kata Budi.
Terkait dengan program PKG, Presiden Prabowo Subianto telah mengalokasikan anggaran mencapai Rp4,7 triliun bagi 60 juta orang di Indonesia mulai tahun ini.
Program ini masuk dalam satu dari tiga program percepatan (quick win) Presiden Prabowo Subianto untuk bidang kesehatan. Program ini merupakan prioritas yang harus diterapkan kepada seluruh masyarakat dari semua kelompok usia.
Harapannya PKG bisa mencegah timbulnya penyakit di berbagai kelompok usia dan bisa mengurangi kematian akibat penyakit kardiovaskuler dan penyakit tidak menular lainnya.
Sosialisasi untuk merasakan PKG juga sudah dilakukan Kementerian Kesehatan. Langkah awal yang perlu dilakukan masyarakat agar bisa mendaftarkan diri mendapatkan PKG ialah dengan mengunduh aplikasi SatuSehat yang kini dalam tahap finalisasi pengembangan.
Pada aplikasi itu, pemohon dapat mengisi biodata diri, memilih tanggal pemeriksaan untuk pendaftaran dan mendapatkan tiket pemeriksaan.
BACA JUGA : Pekan Ini Dinkes Bantul Gelar Simulasi Program Pemeriksaan Gratis di Puskesmas Sewon 1
Usai mengaktifkan kepesertaan JKN, terutama bagi yang belum menjadi peserta, aktivasi dapat dilakukan satu bulan sebelum ulang tahun. Setelah mendaftar masyarakat akan menerima notifikasi dari aplikasi tersebut terkait jadwal pemeriksaan.
Adapun dokumen yang dibawa ke FKTP meliputi identitas diri seperti KTP atau kartu keluarga (KK), buku kartu identitas anak (KIA) untuk balita dan anak prasekolah, tiket pemeriksaan dari aplikasi atau WhatsApp, formulir kuesioner skrining mandiri yang telah diisi sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Polresta Sleman Telusuri Rekaman CCTV Kasus Dugaan Penculikan di Depok
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tidak Ditutup saat Konflik
- Jelang Mudik Lebaran, DPUPKP Bantul Perbaiki 21 Ruas Jalan
- Mudik Lebaran 2026: GT Cikampek Utama Tambah 19 Gardu
- Ini Jadwal Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani
- Jadwal KA Bandara YIA 15 Maret 2026: Rute Tugu-YIA dari Pagi
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 15 Maret 2026, Tiket Rp8.000
- Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA 15 Maret 2026, Tarif Rp80.000
Advertisement
Advertisement








