Advertisement
Gus Miftah Minta Maaf Setelah Video Mengolok-olok Penjual Es Teh Jadi Viral
Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah ditemui di kediamannya di Kalasan, Sleman, Selasa (26/3/2024). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Pendai kondang Miftah Maulana Habiburrahman atau biasa disapa Gus Miftah menyampaikan permintaan maaf usai video ucapannya viral terkait pernyataannya yang dinilai mengolok-olok penjual es teh saat mengisi pengajian di Magelang, Jawa Tengah.
Melalui video klarifikasinya, pemimpin Pondok Pesantren Ora Aji Sleman itu menyampaikan bahwa ucapannya kepada penjual es teh merupakan candaan yang sering ia lakukan kepada siapapun. Kendati demikian ia mengakui candaan itu kurang pas, sehingga ia akan menyampaikan langsung permohonan maafnya kepada yang bersangkutan.
Advertisement
"Atas candaan kepada yang bersangkutan saya akan meminta maaf secara langsung. Mudah-mudahan dibukakan pintu maaf untuk saya," ucapnya dikutip Rabu (4/12/2024).
Gus Miftah juga meminta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan ini. Kondisi ini menjadi introspeksi untuk dirinya sebagai manusia.
"Saya juga minta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan ini, yang merasa terganggu atas candaan saya, yang dinilai oleh masyarakat berlebihan. Untuk itu, saya juga minta maaf," katanya.
BACA JUGA: Gerindra Minta Gus Miftah Mintaa Maaf Kepada Penjual Es Teh
Atas peristiwa tersebut, Gus Miftah mengaku menjadi intropeksi bagi dirinya agar lebih berhati-hati lagi ketika berbicara di depan publik dan masyarakat.
Pria yang menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu juga mengaku sudah ditegur oleh Sekretaris Kabinet agar berhati-hati lagi dalam menyampaikan pidato atau ceramah di hadapan publik danasyarakat.
"Saya juga sudah ditegur oleh Bapak Seskab untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat dan pidato di depan masyarakat umum," tandasnya.
Sebelumnya viral video Gus Miftah mengolok-olok penjual es teh yang berjualan di lokasi acara pengajian di Magelang, Jawa Tengah.
Dalam video tersebut tampak gus Miftah mengeluarkan kata-kata kasar ke penjual es teh. Kala itu penjual es teh tengah berjalan di tengah jemaah dengan membawa es teh di atas kepalanya, kemudian ditegur Gus Miftah
"Es tehmu jik akeh ora? (Es tehmu masih banyak enggak?) Masih? Yo kono didol, goblok (ya, sana dijual). Dolen dhisik, engko nek durung payu yo wis, takdir (jual dulu, nanti kalau belum laku ya sudah, takdir),"
Orang-orang di samping Gus Miftah tertawa dengan ucapan itu, sejumlah penonton juga tertawa. Video itu kemudian memperlihatkan raut wajah pedagang bakul es.
Video tersebut mendapat reaksi warganet. Sebagian besar menyayangkan ucapan Gus Miftah tersebut dan menarik simpati pada penjual es teh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
3 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Ngrumput Gunungkidul
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ancaman Trump Picu Ketegangan Baru, China Minta Perang Dihentikan
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Kasus Amsal Sitepu: DPR RI Minta Kejagung Sanksi Tegas Kajari Karo
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Rekening Donasi Dibuka untuk Warga Iran Terdampak Konflik
- Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon UE Ikut Berduka
Advertisement
Advertisement








