Bantu Padamkan Karhutla Kalimantan, Malaysia Siapkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter
Malaysia mengerahkan 1 pesawat, 3 helikopter, dan 52 anggota pemadam kebakaran untuk membantu Indonesia menangani karhutla di Kalimantan.
Jemaah haji - Freepik
Harianjogja.com, BOYOLALI—Jamaah haji asal Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang meninggal dunia di Tanah Suci tercatat sebanyak 73 orang.
Kepala Subbag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo Gentur Rahma Indriadi di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Senin, mengatakan lebih dari 50 persen haji asal Jateng dan DIY yang meninggal dunia disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler, seperti yang disampaikan Kabid Kesehatan PPIH Arab Saudi dr Indro Murwoko.
Penyebabnya, kata dia, sebagian besar jamaah haji tersebut sudah mempunyai risiko penyakit seperti lansia, hipertensi, diabetes millitus (DM), hiperkolesterol, dan lain-lain. Selain itu akibat kelelahan, karena setelah pasca-Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) kebiasaan jamaah haji Indonesia memperbanyak ibadah sunnah yang menyita energi.
Kemudian, lanjutnya, kondisi cuaca panas atau adanya gelombang panas di Arab Saudi memicu penyakit kardiovaskuler. Tiga peserta haji meninggal karena heatstroke.
BACA JUGA: Dua Jamaah Haji Kota Jogja Meninggal Dunia di Arab Saudi
BACA JUGA: Jemaah Haji Asal Bantul Mulai Dipulangkan Secara Bertahap, 3 Orang Meninggal Dunia
Jamaah haji asal Jateng dan DIY yang meninggal dunia termuda usia 50 tahun tergabung Kloter 60 asal Grobogan, wafat karena cardiogenic shock, dan usia 61 tahun tergabung Kloter 61 dari Grobogan wafat karena aspiration of fluid.
"Jumlah jamaah wafat di Tanah Suci pada penyelenggaraan tahun ini sebanyak 73 orang atau menurun dibanding pada 2023 sebanyak 126 orang," katanya.
Sementara itu, kata dia, jumlah jamaah haji Debarkasi Solo yang sudah kembali ke Tanah Air hingga Senin (15/7) mencapai 76 kloter atau sebanyak 27.297 orang dan yang kembali mandiri tujuh orang, sehingga totalnya 27.304 orang.
Adapun pada hari ini sebanyak tiga kloter yakni Kloter 77 asal Kabupaten Pati Jateng akan tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali pada pukul 14.15 WIB, Kloter 78 asal Pati dan Kota Semarang pada pukul 21.20 WIB, dan Kloter 79 asal Pati pada pukul 20.50 WIB.
Sedangkan peserta haji yang sakit di Tanah Suci hingga saat ini, kata dia, sebanyak enam orang dengan rincian asal Jateng empat orang dan DIY sebanyak dua orang. Sementara jamaah haji yang sakit setiba di Asrama Haji Donohudan dan dirujuk di RSUP Surakarta ada satu orang dari Kabupaten Banyumas Jateng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Malaysia mengerahkan 1 pesawat, 3 helikopter, dan 52 anggota pemadam kebakaran untuk membantu Indonesia menangani karhutla di Kalimantan.
Prabowo akan menggelar ratas membahas pendidikan negeri gratis dari SD hingga universitas serta sumber pembiayaannya.
Sahroni meminta Polri dan Komdigi menggandeng TikTok serta Meta memblokir akun yang digunakan untuk provokasi tawuran.
Pemilik Bolosego Dyah Laily Fardisa mengungkap kronologi biaya jualan food truck di Alkid Jogja yang disebut mencapai Rp6 juta.
egadaian dan Polri memperkuat kerja sama pengamanan serta pemanfaatan produk dan layanan Pegadaian untuk mendukung keamanan operasional dan masyarakat.
Selama menjadi peserta JKN, Yoga telah memanfaatkan Program JKN untuk berbagai kebutuhan pengobatan.