Heboh Isu PHK Massal Sopir Tangki Sumut, Begini Penjelasan Pertamina
Pertamina Patra Niaga mengoperasikan terminal dan SPBU 24 jam serta menambah 30 mobil tangki untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA–Wacana pencalonan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 sebagai calon Wali Kota Bekasi, Jawa Barat, merupakan urusan partai.
“Tanyakan (masalah itu) ke partai,” kata Jokowi di sela kunjungan kerja di Karawang Jawa Barat, Rabu (8/5/2024)
Saat ditanya apakah dirinya akan memberikan dukungan kepada Kaesang yang merupakan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu, Jokowi meminta wartawan menanyakan seputar hal tersebut kepada partai.
“Tanyakan ke PSI, itu urusan partai,” jelasnya.
BACA JUGA: Tak Lagi Dianggap Bagian dari PDI Perjuangan, Begini Respons Jokowi
Jokowi juga enggan menanggapi wacana majunya Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng.
Kepala Negara meminta wartawan menanyakan hal itu kepada partai atau yang bersangkutan.
“Itu tolong ditanyakan kepada partai atau kepada yang bersangkutan. Sedikit-sedikit urusan Plkada ditanyakan ke saya, bagaimana,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pertamina Patra Niaga mengoperasikan terminal dan SPBU 24 jam serta menambah 30 mobil tangki untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.
Orang tua kini dituntut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak buruk penggunaan media sosial serta potensi gangguan kesehatan mental
udaya membaca dinilai menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menghadapi derasnya arus informasi di era digital
Bekalista resmi diluncurkan di Malioboro. Sebanyak 80 becak kayuh listrik disiapkan dengan skema tukar guling bentor secara bertahap.
Pola pengasuhan anak yang sehat kini menjadi fokus utama dalam rangkaian program literasi yang digalakkan di Pemda DIY.
Budaya literasi dinilai menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menangkal hoaks sekaligus menjaga identitas budaya Jogja di tengah derasnya arus informasi