Erick Thohir Ajukan Anggaran Kemenpora Rp4,019 Triliun
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Kapal tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SELAYAR— Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 23 penumpang KM Nurul Salsa yang dilaporkan hilang setelah kapal tersebut tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Hingga Kamis (16/7/2026), 46 orang berhasil ditemukan selamat, sementara satu penumpang meninggal dunia.
Basarnas menyebut jumlah penumpang dan awak kapal yang berada di dalam KM Nurul Salsa mencapai 70 orang berdasarkan pembaruan data manifes riil. Angka tersebut lebih banyak dibanding data awal yang menyebutkan terdapat 50 orang di atas kapal.
Basarnas Evakuasi Puluhan Korban
Deputi Operasi Basarnas, Edy Prakoso, mengatakan penyelamatan para korban merupakan hasil operasi cepat yang dilakukan tim SAR gabungan setelah kapal mengalami kecelakaan akibat mati mesin pada Rabu (15/7/2026).
"Sebanyak 41 orang berhasil dievakuasi oleh KM Harapan Kita, termasuk awak kapal, dari lokasi sekitar 18 nautical mile dari titik kejadian, selebihnya dievakuasi oleh kapal nelayan," kata dia di Jakarta, Kamis.
Menurut Edy, sebanyak 41 korban dievakuasi menggunakan KM Harapan Kita, sedangkan korban lainnya berhasil diselamatkan kapal-kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Berangkat dari Pulau Jampea
KM Nurul Salsa diketahui bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu sekitar pukul 05.00 WITA dengan membawa puluhan penumpang.
Di tengah perjalanan, kapal mengalami mati mesin saat berada di perairan sebelah barat Pulau Polassi, sekitar 43 nautical mile dari Pelabuhan Benteng Selayar. Kondisi tersebut membuat kapal terombang-ambing sebelum akhirnya tenggelam.
Selain 41 korban yang diselamatkan KM Harapan Kita pada Kamis (16/7/2026) dini hari, terdapat enam penumpang yang berhasil dievakuasi kapal nelayan menuju Pulau Polassi.
Data Penumpang Bertambah Menjadi 70 Orang
Basarnas menjelaskan jumlah penumpang dalam kapal berubah setelah Kantor SAR Makassar melakukan pendataan berdasarkan manifes riil.
Dari total 70 penumpang dan awak kapal, hingga kini 47 orang telah dievakuasi, terdiri atas 46 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.
Dengan demikian, masih terdapat 23 orang yang belum ditemukan dan menjadi fokus operasi pencarian tim SAR gabungan.
Operasi SAR Libatkan Berbagai Unsur
Pencarian korban melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim Rescue Basarnas Makassar, TNI AL yang mengerahkan KRI Marlin 877, BPBD Selayar, Syahbandar, Polairud, hingga puluhan kapal nelayan setempat.
Tim SAR terus menyisir area pencarian berdasarkan perhitungan Search and Rescue Planning (Sarmap) untuk memperbesar peluang menemukan para korban yang masih hilang.
"Pencarian masih berlangsung dengan fokus di sekitar lokasi kejadian dan area yang telah ditentukan berdasarkan perhitungan Search and Rescue Planning atau Sarmap," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Jadwal KRL Palur-Jogja Selasa 1 September 2026 tersedia dalam 15 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.