Advertisement
Jumlah Korban Tewas di Jalur Gaza Capai 22.700 Jiwa
Seorang pria berjalan di antara mayat warga Palestina yang tewas dalam serangan dan tembakan Israel, saat mereka dimakamkan di kuburan massal, setelah mereka diangkut dari Rumah Sakit Al Shifa di Kota Gaza untuk dimakamkan, di Khan Younis di Jalur Gaza selatan 22 November 2023. REUTERS - Fadi Shana
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa jumlah korban tewas di Jalur Gaza akibat serangan Israel telah melebihi 22.700 jiwa.
Kementerian itu juga menyatakan bahwa korban luka akibat serangan Israel sejak pecahnya eskalasi 7 Oktober lalu, telah melebihi 58.000 orang.
Advertisement
“Jumlah korban tewas akibat agresi Israel sejak 7 Oktober telah meningkat menjadi 22.722 orang tewas dan 58.166 orang terluka,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, dilansir TASS, Minggu (7/1/2024).
Selain itu, kementerian tersebut juga mengatakan bahwa 122 orang tewas dan 256 lainnya terluka dalam 24 jam terakhir di Jalur Gaza.
Sementara itu, juru bicara Angkatan Pertahanan Israel Daniel Hagari mengatakan bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun operasi militer bagi Israel.
“[Tahun] 2024 akan menjadi tahun pertempuran dan pelajaran yang kita peroleh sekarang akan membantu kita berjuang lebih baik di semua lini,” kata Hagari.
BACA JUGA: Perang Gaza Masih Berlanjut, Israel Bantai Warga di Hari Pertama 2024
BACA JUGA: Duh, 4% Penduduk Gaza Tewas, Terluka dan Hilang
Seperti diketahui, ketegangan kembali berkobar di Timur Tengah ketika Hamas yang berbasis di Jalur Gaza melancarkan serangan mendadak ke wilayah Israel dari Gaza, pada 7 Oktober 2023.
Sebagai tanggapan, Israel mengumumkan blokade total terhadap Jalur Gaza, rumah bagi 2,3 juta warga Palestina, dan telah melancarkan serangan udara ke Gaza serta beberapa wilayah di Lebanon dan Suriah, serta di Tepi Barat.
Tentara Israel menuduh Hamas melanggar gencatan senjata yang telah berlaku sejak 24 November 2023.
Pihak Israel mengumumkan bahwa akan melanjutkan pertempuran di Jalur Gaza setelah 1 Desember 2023. Para pejabat Palestina menyalahkan Amerika Serikat (AS) atas pembaruan agresi Israel di Jalur Gaza.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kapal Perang Iran Karam di Samudra Hindia, 101 Hilang
- Skandal Goreng Saham, OJK Bekukan Aset Rp14 Triliun dan 2 Tersangka
- Drama OTT Bupati Pekalongan, KPK Tangkap Fadia Arafiq di SPKLU
- Bahlil Buka-bukaan Stok BBM RI Cuma Cukup 25 Hari, Ini Alasannya
- Skandal Manipulasi IPO, OJK Geledah Kantor Sekuritas PT MASI di SCBD
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Target IKA 2026 Belum Aman, DLH Sleman Soroti E. coli
- Messi Batal, F1 Terancam Akibat Konflik Timur Tengah
- Hujan Es Guyur Semin 10 Menit, Puluhan Rumah Rusak
- Operasi Pasar di Kulonprogo 12 Hari Jelang Lebaran
- Pengusaha Gunungkidul Diminta Bayar THR Tepat Waktu
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Hari Ini, Rabu 4 Maret 2026
- Jadwal Pemadaman Listrik Jogja Rabu 4 Maret 2026, Cek Lokasi Terdampak
Advertisement
Advertisement








