Zelenskyy Tuding Rusia Akan Datangkan 30.000 Tentara Korea Utara
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Masyarakat di Kota Rafah di Jalur Gaza bagian selatan pada Kamis (12/10/2023) membantu upaya penyelamatan para korban rentetan serangan udara Israel. (ANTARA/Khaled Omar/Xinhua/tm)
Harianjogja.com, ANKARA—Australia mendesak Israel agar menghentikan pembunuhan terhadap warga sipil di Palestina. Negari Kangguru itu juga memperingatkan bahwa Tel Aviv akan menghadapi "risiko besar" jika konflik di Gaza menyebar.
Berbicara kepada awak media di Adelaide, Ibu Kota Australia Selatan, Menteri Luar Negeri Penny Wong kembali menegaskan seruan negaranya untuk jeda kemanusiaan di Kota Gaza.
“Kami ingin pasokan kemanusiaan seperti makanan, air, obat-obatan dan bahan bakar dapat menjangkau masyarakat yang sangat membutuhkan. Rakyat Gaza tak bisa menunggu,” kata Wong, menurut transkrip yang dirilis di situs Kementerian Luar Negeri.
BACA JUGA: Tim Evakuasi WNI di Gaza Sudah Tiba di Rafah
Menurut Wong, 20 warga negara Australia dari Gaza tiba di Mesir kemarin. Menlu Australia itu menyampaikan keprihatinannya atas situasi saat ini.
Dia mengatakan bahwa dalam perang pun bahkan ada aturannya dan komunitas internasional tidak akan menerima kematian warga sipil yang terus bergulir.
“Jadi, saat kawan-kawan Israel mendesak Israel untuk menahan diri, ketika kawan-kawan Israel mendesak Israel agar melindungi nyawa warga sipil, penting bagi Israel untuk mendengarkan hal itu. Ini penting bagi keamanan Israel sendiri, yang menghadapi risiko besar jika konflik menyebar,” katanya memperingatkan.
Sehubungan dengan laporan keluarga-keluarga Palestina dipaksa keluar dari desa-desa di Tepi Barat oleh Israel, Wong menyampaikan pesannya kepada pemerintah Israel untuk “menghentikannya (aksi tersebut).”
Serangan terhadap warga sipil di Tepi Barat yang berhak berada di sana serta kekerasan terhadap warga sipil harus diakhiri, kata Menlu seraya menambahkan: “Ini juga tidak baik untuk keamanan Israel.”
Tentara Israel memperluas serangan udara dan darat mereka di Jalur Gaza, yang terus dibombardir oleh Israel setelah kelompok perlawanan Palestina Hamas meluncurkan serangan mendadak pada 7 Oktober.
Hingga kini lebih dari 10.300 orang, termasuk 8.796 warga Palestina dan 1.538 orang Israel, tewas dalam konflik Palestina-Israel. Selain tingginya jumlah korban jiwa dan pengungsian, pasokan bahan pokok bagi 2,3 juta penduduk di Kota Gaza semakin menipis akibat pengepungan Israel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Kebakaran lahan melanda dua kalurahan di Imogiri, Bantul. Delapan titik api menghanguskan sekitar delapan hektare lahan perbukitan dan memicu operasi pemadaman
Kaspersky mengingatkan pentingnya melakukan putus digital setelah hubungan berakhir. Simak langkah-langkah melindungi akun, data pribadi, dan privasi dari akses
Timnas Indonesia vs Kamboja: Kemenangan bawa Garuda naik ke peringkat 117 FIFA dan jaga asa lolos semifinal Piala AFF 2026.
Xiaomi rilis update keamanan Juli 2026 untuk 58 perangkat. Cek daftar HP yang kebagian update dan segera pasang untuk perlindungan data Anda!
UAD membuka lowongan kerja dosen tetap dan tenaga kependidikan 2026. Tersedia 19 formasi di Fakultas Hukum, Kedokteran, administrasi, dan sistem administrator.