Advertisement
Target 19 Juta Lapangan Kerja, Menaker: Ini Kolaborasi
Tenaga Kerja. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Target 19 juta lapangan kerja yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan, realisasi target 19 juta lapangan kerja tersebut bukan hanya tugas satu kementerian, melainkan kerja kolaboratif lintas kementerian dan lembaga.
Penegasan itu disampaikan Yassierli dalam forum sekretaris kementerian/lembaga terkait kolaborasi penguatan ekosistem ketenagakerjaan yang diunggah melalui akun Instagram resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Dalam forum tersebut, ia merespons pertanyaan publik soal realisasi target tersebut.
Advertisement
“19 juta lapangan kerjanya mana, Pak Menteri? Itu yang ditanya pertama ya. Nanti saya mau bagi-bagi saja di sini, satu-satu, begitu ya. Karena memang 19 juta itu adalah kolaborasi kita bersama,” kata Yassierli dalam forum tersebut, dikutip pada Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, Kementerian Ketenagakerjaan akan mengintensifkan berbagai program pelatihan vokasi hingga ke berbagai daerah di Tanah Air. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia agar mampu terserap di pasar kerja.
BACA JUGA
Yassierli berharap para sekretaris jenderal dan sekretaris utama di masing-masing kementerian/lembaga dapat berperan sebagai penghubung strategis dalam mengakselerasi program kolaboratif tersebut sehingga target 19 juta lapangan kerja dapat dicapai secara bertahap dan terukur.
“Intinya itu adalah untuk pelatihan-pelatihan vokasi. Agar sesudah pelatihan, mereka diserap di tempat kerja ataupun juga mereka melakukan kewirausahaan dan seterusnya,” ujarnya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto juga menegaskan pentingnya penciptaan lapangan kerja saat menggelar audiensi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Hambalang, Bogor, pada Senin (9/2/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden mengajak kalangan dunia usaha untuk berkontribusi aktif membuka peluang kerja di berbagai sektor strategis.
Berdasarkan unggahan akun Instagram resmi @presidenrepublikindonesia, audiensi tersebut menjadi forum pertukaran pandangan mengenai arah dan prospek dunia usaha ke depan.
“Dalam pertemuan tersebut, Presiden mengajak para pengusaha untuk bersama-sama menciptakan lapangan kerja di berbagai sektor, mulai dari industri tekstil, garmen, dan alas kaki, hingga mebel serta makanan dan minuman,” tulis unggahan akun Instagram @presidenrepublikindonesia pada Senin (9/2/2026), mempertegas komitmen pemerintah dalam merealisasikan target 19 juta lapangan kerja melalui sinergi pemerintah dan pelaku usaha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang, Lewat Borobudur dan Kota Lama
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
Advertisement
Advertisement








