Advertisement
Bapanas Susun Perpres Penyelamatan Pangan 2026
Foto ilustrasi beras. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyusun Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penyelamatan Pangan sebagai langkah strategis menekan susut dan sisa pangan (SSP) di Indonesia. Regulasi ini diproyeksikan menjadi payung hukum penguatan redistribusi pangan layak konsumsi agar tidak terbuang sia-sia.
Direktur Perumusan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Bapanas, Yusra Egayanti, menyampaikan bahwa penyusunan regulasi tersebut merupakan amanah yang diterima lembaganya pada tahun ini. “Untuk tahun ini Badan Pangan Nasional kembali diberikan amanah untuk menyusun (Rancangan) Perpres tentang Penyelamatan Pangan,” ujarnya dalam diskusi daring di Jakarta, Selasa.
Advertisement
Menurut dia, agenda tersebut telah tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 38 Tahun 2025 tentang Program Penyusunan Peraturan Presiden Tahun 2026.
“Badan Pangan Nasional saat ini sedang menyusun Panitia Antar Kementerian dan segera akan berproses untuk penyusunan perpres sebagai amanah dari Keppres 38 Tahun 2025,” katanya.
BACA JUGA
Rancangan Perpres Penyelamatan Pangan itu nantinya memuat arah kebijakan, tata kelola penyelenggaraan penyelamatan pangan, mekanisme pemantauan dan evaluasi, skema pendanaan, serta pembagian peran kementerian/lembaga yang dituangkan dalam lampiran.
Melalui regulasi ini, Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) menegaskan komitmen pemerintah dalam mengurangi pangan berlebih lewat penguatan standar redistribusi pangan secara nasional. Pangan yang masih layak dan aman dikonsumsi diharapkan tidak berakhir sebagai limbah, melainkan dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Bapanas, Budi Waryanto, mengatakan komitmen tersebut telah menjadi bagian dari arah kebijakan nasional. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029 (RPJMN) 2025–2029, pengelolaan Susut dan Sisa Pangan (SSP) ditetapkan sebagai salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo dalam Program Prioritas Ekosistem Ekonomi Sirkular pada Prioritas Nasional ke-2.
Menurutnya, penyelamatan pangan menjadi langkah mendesak di tengah tingginya jumlah pangan berlebih yang sejatinya masih layak konsumsi. Apabila dikelola secara optimal, pangan tersebut dapat segera disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus menekan praktik pemborosan pangan.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Bapanas mendorong aksi SSP melalui fasilitasi mobil penyelamatan pangan.
“Fasilitasi mobil ini merupakan intervensi nyata pemerintah untuk memperkuat gerakan penyelamatan pangan di daerah,” kata Budi.
Pada 2025, bantuan mobil penyelamatan pangan disalurkan kepada lima provinsi yang dinilai aktif menggerakkan aksi penyelamatan pangan bersama penggiat dan bank pangan lokal, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sumatera Utara. Mobil tersebut dimanfaatkan untuk menjemput donasi pangan sekaligus mendistribusikan kembali pangan yang berhasil diselamatkan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan.
Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, Bapanas juga meluncurkan platform digital Stop Boros Pangan melalui laman sbp.badanpangan.go.id. Platform ini memungkinkan pemantauan secara seketika terhadap jumlah pangan yang berhasil diselamatkan dan disalurkan, sekaligus memperkuat ekosistem penyelamatan pangan berkelanjutan di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
Advertisement
Cek Jadwal SIM Keliling di Gunungkidul Hari Ini, Rabu 11 Maret 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jay Idzes Tampil Solid, Sassuolo Tetap Tumbang dari Lazio
- Pemkab Bantul Tambal Jalan Rusak di Jalur Padat dan Wisata
- Hasil Undian Piala FA: Man City vs Liverpool Tersaji di Perempat Final
- Maret 2026, 1.880 Hektare Lahan Padi di Kulonprogo Panen
- TikTok Batal Ditutup di Kanada, Operasi Lanjut dengan Pengawasan Ketat
- Prediksi Bhayangkara FC vs Arema FC: Duel Krusial Papan Tengah
- Harga Emas Pegadaian: UBS Rp3,05 Juta dan Galeri24 Rp3,03 Juta
Advertisement
Advertisement







