Advertisement
Temu Juang Aktivis Jogja untuk AMIN
Muhaimin Iskandar dan Anies Baswedan / Foto Ilustrasi/Antara
Advertisement
JOGJA—Bersama bakal calon wakil presiden Muhaimin Iskandar, sekitar 150 aktivis Jogja menggelar acara bertajuk Temu Juang Aktivis Jogja untuk AMIN, pada hari Rabu, 11 Oktober 2023. Kegiatan ini akan diselenggarakan di UC Universitas Gadjah Mada (UGM) dan boulevard UGM, Bulaksumur, Jogja—dua tempat Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar serta para aktivis pejuang demokrasi memulai perjuangannya sebagai aktivis UGM. Kedua tempat itu biasa digunakan para aktivis menyuarakan aspirasi perjuangan.
Danuri, Ketua Persatuan Nasional Aktivis Demokrasi Wilayah Jogja, penyelenggara kegiatan ini, mengatakan beberapa aktivis Jogja seperti Faisol Riza, Mugiyanto, Jakobus Eko Kurniawan, dan lain-lain akan hadir. Rencananya, kegiatan diisi dengan pembacaan deklarasi dukungan kepada bakal calon presiden (bacapres) dan bakal calon wakil presiden (bacawapres) Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Advertisement
Para aktivis Jogja memiliki kedekatan dengan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar karena sesama aktivis dalam memperjuangkan demokrasi di era Orde Baru. Anies Baswedan, saat menjadi mahasiswa Fakultas Ekonomi UGM, pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa UGM. Sementara itu, Muhaimin Iskandar, alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM, pernah menjadi Ketua Cabang Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jogja.
BACA JUGA: Pengolahan Sampah, Sultan HB X: Realisasi Mesin Baru Tahun Depan, Sekarang Ndak Bisa
Menurut Danuri, dukungan para aktivis Jogja untuk pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dengan alasan mereka berdua adalah aktivis. "Pejuang yang bersama-sama kami ikut berkeringat dan berkelahi di jalanan untuk memperjuangkan tatanan politik baru yang demokratis di Indonesia," katanya.
Lebih lanjut Danuri mengatakan tanpa adanya gerakan perlawanan dari generasi aktivis - pejuang demokrasi tahun 80-an sampai 90-an, di mana Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar terlibat aktif di dalamnya, tak mungkin rasanya kita bisa menikmati keterbukaan dan demokrasi hari ini.
Sementara Jakobus Eko Kurniawan, yang merupakan perwakilan Persatuan Nasional Aktivis Demokrasi dari Jakarta, mengatakan bahwa AMIN adalah bagian tak terpisahkan dari dunia aktivisme, yang berakar dan tumbuh bersama gerakan rakyat.
Deklarasi yang dibacakan pada saat acara merupakan panggilan sejarah untuk segenap komponen bangsa dan wake-up call untuk generasi milenial dan Z untuk memenangkan AMIN 2024. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
- BMKG Turunkan Tim ke Maluku Utara dan Sulut Usai Gempa M 7,6
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
- Vonis Mati Tahanan Palestina oleh Israel Disorot Indonesia
Advertisement
Ancaman Kekeringan Tahun Ini Mengintai Sejumlah Wilayah di Bantul
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Malioboro Ditutup saat Kirab HUT Sultan HB X, Ini Rute Pengalihan Arus
- Ramp Tol Jogja-Solo di Trihanggo Dikebut, Gerbang Tol Segera Dibangun
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 2 April 2026
- Aniaya Pengguna Jalan di Muja Muju, Bang Jago Ngopo Diringkus Polisi
- Kulonprogo Siapkan Skema Nunut ASN untuk Tekan BBM
- KRL Jogja-Solo Padat Seharian, Ini Jadwal Kamis 2 April 2026
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
Advertisement
Advertisement








