Advertisement
Menteri Pertahanan China Hilang Misterius, Diduga Terkait Kasus Korupsi
Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan Menteri Pertahanan China Li Shangfu di Moskow pada Minggu (16/4/2023), dan keduanya memuji kerja sama militer antara kedua negara yang telah menyatakan kemitraan "tanpa batas". - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO—Menteri Pertahanan China Jenderal Li Shangfu dikabarkan hilang secara misteris selama kurang lebih 3 minggu. Ia hilang diduga terkait dugaan kasus korupsi alat militer
Ia absen dalam sejumlah acara kenegaraan dan tidak terlihat ke publik sejak 29 Agustus 2023. Terakhir, Li masih terlihat memberikan pidato di forum perdamaian dan keamanan China-Afrika.
Advertisement
Li juga sempat melakukan dinas ke luar negeri, yakni ke Moskwa dan Minsk pada pertengahan Agustus utnuk bertemu dengan para pejabat Rusia di sela-sela konferensi keamanan, dan dengan presiden Belarusia, Alexander Lukashenko.
Keberadaannya ini menjadi pertanyaan, terlebih saat ditundanya pertemuan tahunana dengan Vietnam pada 7-8 September 2023.
Namun setelah itu, Li dikabarkan menghilang dan dinyatakan absen karena masalah kesehatan yang serius.
Melansir dari Reuters, sejumlah sumber menyatakan bahwa Li kemungkinan sedang jadi tahanan rumah karena menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus korupsi pengadaan alat militer.
BACA JUGA: Update Tol Jogja Solo Seksi 1, Pembebasan Lahan Capai 92 Persen
Sumber yang dekat dengan militer China mengatakan bahwa Li diperiksa karena pengadaan alat militer pada 2017-2022.
Sejalan dengan ini, pejabat AS juga mengungkapkan bahwa pihaknya menduga Li menjadi subjek penyelidikan oleh Beijing dan kini berstatus bebas tugas.
Pemerintah China belum memberikan keterangan apapun mengenai hilangnya Li dan dugaan korupsi yang telah dilakukannya.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China pada Jumat (15/9/2023) mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui situasi yang menyangkut Li.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kebijakan Luar Negeri Trump Mengeras, Targetkan Greenland-Iran
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
Advertisement
Pemkab Gunungkidul Bidik PAD Wisata Rp36,4 Miliar pada 2026
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Bantul Setop Tambang Ilegal di Bawuran Pleret
- Kantor Diduga Scam di Sleman Tutup Usai Penggerebekan Polisi
- Polisi Kerahkan 1.060 Personel Jaga Aksi Buruh Hari Ini di Jakarta
- Pergerakan Tanah Masih Terjadi di Lokasi Sinkhole Situjua Sumbar
- Prabowo Gelar Retret Kabinet di Hambalang, Evaluasi Program Prioritas
- Mulai 2026, Gaji Guru PPPK Bantul Minimal Setara UMK
- Modus Liquid Vape, BNN Ungkap Lab Narkoba Jaringan Global di Ancol
Advertisement
Advertisement



