Utang RI Mendekati Rp8.000 Triliun, Ini Penjelasan BI
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sekaligus Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberi keterangan pers di Aula Masjid At-Taqwa Sriwijaya, Jakarta Selatan pada Minggu (10/9/2023) petang. JIBI-Bisnis/Surya Dua Artha Simanjuntak.
Harianjogja.com, JAKARTA—Belakangan munculnya Ganjar Pranowo di tayangan azan salah satu stasiun televisi nasional viral di jagad maya. Namun Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Uno tidak terlalu mempermasalahkan hal itu.
Sandi meyakini, munculnya Ganjar di tayangan azan pasti berdasarkan niat baik. Oleh sebab itu, dia juga ingin masyarakat melihat polemik ini dari sisi positifnya.
"Menurut saya, tentunya kembali kepada niat, innamal a'malu [perbuatan itu tergantung pada niatnya], niat. Semua kembali kepada niat. Kalau niat itu untuk yang baik, mari kita berhusnudzan [berpikir positif]," ujar Sandi di Aula Masjid At-Taqwa Sriwijaya, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com, Minggu (10/9/2023).
Kendati demikian, menteri pariwisata dan ekonomi kreatif ini mengakui setiap perbuatan juga harus berdasarkan koridor hukum.
Baca juga: 4 Pimpinan OPD Pemkot Jogja Sudah Terpilih, Pelantikan Masih Tunggu Kemendagri
Dia menyadari banyak pihak yang menganggap munculnya Ganjar di tayangan azan itu merupakan kampanye terselubung untuk Pilpres 2024. Namun, Sandi menyerahkan polemik itu ke pihak yang terkait
"Silakan ada aparat yang menangani itu, Bawaslu misalnya memberikan masukan. Tapi kami dari PPP, apalagi ini mengajak salat ya, berazan, selama ini positif tentunya dan tidak melanggar aturan, tidak melanggar dari segi koridor hukum, tentunya kita tanggapi dengan positif," tutupnya.
Sebelumnya, Komisioner Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Aliyah mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan kajian terhadap tayangan tersebut. KPI juga telah meminta klarifikasi kepada Lembaga Penyiaran (LP) terkait.
“Kami tengah lakukan kajian terhadap hal tersebut, dan kami minta segera klarifikasi lembaga penyiaran yang menayangkan,” ujar Aliyah kepada Bisnis, Minggu (10/9/2023).
Dia menambahkan bahwa KPI juga sudah mengirimkan surat kepada LP yang menayangkan tayangan azan tersebut, dan saat ini masih menunggu respon dari pihak terkait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan