Raup Investasi Rp401 Triliun dari Jepang, Seskab: RI Magnet Dunia
Seskab Teddy Indra Wijaya tegaskan Indonesia jadi magnet investasi dunia usai kantongi komitmen Rp401,71 triliun dari forum bisnis di Tokyo, Jepang.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, di Kantor Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Selasa (4/7/2023)./BISNIS-Ni Luh Anggela
Harianjogja.com, JAKARTA–Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Nasional Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Salahuddin Uno turut merespons pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pernyataan tersebut mengatakan terdapat menteri dari jajaran kabinet Indonesia Maju yang intens melakukan lobi ke partainya untuk membentuk poros baru dengan PPP dan PKS.
Sandiaga pun menyebut bahwa dirinya belum mendengar pernyataan SBY secara utuh, tetapi hanya sempat melihat siaran langsung tersebut hingga menit ke-20 dari total 55 menit video yang ada, lantaran ada tugas yang harus dilakukan.
Meski begitu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu pun mengamini memang sempat berkomunikasi dengan Partai Demokrat. Namun, dia mengatakan belum ada kelanjutan atas komunikasi yang dijalinnya tersebut.
"Saya sudah sampaikan bahwa secara terbuka kepada temen-temen pers bahwa kita membangun negeri ini harus bersama-sama, dan kita berencana untuk berbicara dengan partai-partai lain termasuk Demokrat, Mas AHY dan juga beberapa partai lainnya yang memang sudah sempat berhubungan tapi belum ada follow upnya," katanya di Gedung Sasono Adiguno Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jumat (1/9/2023) malam.
BACA JUGA:NasDem & PKB Deklarasi Duet Anies-Cak Imin Sabtu 2 September 2023
Lebih lanjut, Sandiaga tak menampik bahwa langkah selanjutnya partainya memang berencana berkomunikasi dengan parpol-parpol lain untuk berjuang bersama PDIP, khususnya dalam mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres).
Dia menyebut dalam membangun narasi komunikasi politik, PPP dalam beberapa minggu ke depan akan mencoba membuka hubungan dalam bingkai kerja sama politik bersama parpol lainnya.
“Kami sudah menetapkan calon presidennya Ganjar Pranowo. Namun, kami juga ingin mengajak pihak-pihak lain ikut berjuang bersama," pungkas Sandiaga.
Sekadar informasi, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyoroti adanya menteri dari jajaran kabinet Presiden Jokowi yang intens melakukan lobi. Menteri tersebut mengajak Demokrat yang dipimpin AHY membentuk koalisi baru.
"Kita juga tahu, seorang menteri, menteri masih aktif dari kabinet kerja Presiden Jokowi, secara intensif melakukan lobi, termasuk kepada Partai Demokrat dengan mengajak membentuk koalisi yang baru. Koalisi Demokrat, PKS, dan PPP," kata SBY di Cikeas, Jawa Barat, Jumat (1/9/2023).
Bahkan SBY mengaku mendengar inisiatif menteri tersebut untuk mengajak Demokrat telah diketahui oleh Pak Lurah.
"Yang bersangkutan mengatakan, yang disampaikan itu, inisiatif ini, sudah sepengetahuan Pak Lurah. Kata-kata sang menteri, bukan kata-kata saya, dari yang bersangkutan," tandas SBY.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Seskab Teddy Indra Wijaya tegaskan Indonesia jadi magnet investasi dunia usai kantongi komitmen Rp401,71 triliun dari forum bisnis di Tokyo, Jepang.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.