Mantan Presiden AS Donald Trump Jalani Sidang Kasus Penipuan Sipil
Donald Trump menjalani sidang penipuan sipil, Senin (2/10/2023), yang dapat membuat dia dilarang melakukan bisnis di negara bagian New York.
Seorang pejuang kelompok tentara bayaran swasta Wagner mengunjungi tugu peringatan darurat di dekat bekas PMC Wagner Centre, yang terkait dengan pendiri Grup Wagner, Yevgeny Prigozhin, di Saint Petersburg, Rusia 24 Agustus 2023. REUTERS
Harianjogja.com, JAKARTA— Jatuhnya jet pribadi yang ditumpangi pimpinan tentara bayaran Grup Wagner, Yevgeny Prigozhin, pada Rabu (23/8/2023) malam menewaskan 10 orang. Presiden Rusia Vladimir Putin pun angkat suara menanggapi kejadian itu.
Melansir Channel News Asia, Jumat (25/8/2023), Putin memecah keheningannya pada Kamis (24/8/2023) atas kecelakaan pesawat sehari sebelumnya yang dilaporkan Prigozhin dan anggota senior kelompok paramiliter Wagner lainnya.
Dalam komentar yang disiarkan televisi, Putin menyampaikan "belasungkawa yang tulus kepada keluarga semua korban", dan menggambarkan kecelakaan itu sebagai "tragedi".
BACA JUGA: KPK Ungkap Rekanan Fiktif Penyaluran Beras Bansos Kemensos
Selain Prigozhin, sembilan orang lainnya di dalamnya juga tewas.
Kecelakaan pada Rabu (23/8/20230 malam itu terjadi tepat dua bulan setelah Prigozhin memimpin pemberontakan melawan petinggi militer Moskow, yang dianggap oleh beberapa pengamat sebagai ancaman terbesar terhadap pemerintahan lama Putin.
Meskipun Moskow membuka penyelidikan atas pelanggaran peraturan lalu lintas udara, para penyelidik tetap bungkam karena spekulasi kemungkinan pembunuhan semakin berkembang.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan Kyiv tidak ada hubungannya dengan insiden tersebut.
“Saya pikir semua orang tahu siapa yang menjadi perhatian ini,” katanya yang tampaknya merujuk pada Putin.
Dia meyebut, bawha ada pengadilan di Den Haag, ada pula pengadilan Tuhan. Tapi Rusia punya (pengadilan) alternatif - Presiden Putin, ujarnya saat ditanya kembali soal kecelakaan udara Kamis (24/8/2023) malam.
Ketika Putin memecah kebisuannya pada, dia memberikan penghormatan yang layak kepada bos tentara bayaran dan kelompok paramiliter yang dipimpinnya.
“Saya mengenal Prigozhin sejak lama, sejak awal tahun 90-an. Dia adalah orang yang bernasib rumit, dan dia membuat kesalahan serius dalam hidupnya, namun dia mencapai hasil yang tepat,” kata Putin.
Dalam pidatonya kepada Rusia selama pemberontakan Wagner pada tanggal 23 hingga 24 Juni di mana dia memperingatkan terhadap "perang saudara", Putin menyebut Prigozhin - yang pernah menjadi sekutunya - sebagai "pengkhianat".
Namun pada Kamis (24/8/2023), dia mengatakan anggota Wagner yang tewas dalam kecelakaan itu telah memberikan “kontribusi signifikan” terhadap serangan Moskow di Ukraina.
Mereka memiliki tujuan yang sama, kata Putin, seraya menambahkan: “Kami mengingatnya, kami mengetahuinya, dan kami tidak akan melupakannya.”
Dia mengatakan penyelidikan atas kecelakaan itu akan memakan waktu, namun menambahkan: "Ini akan dilakukan secara penuh dan sampai pada kesimpulan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Donald Trump menjalani sidang penipuan sipil, Senin (2/10/2023), yang dapat membuat dia dilarang melakukan bisnis di negara bagian New York.
Metode RFA jadi solusi atasi benjolan tiroid tanpa operasi. Minim risiko, tanpa bekas luka, hasil efektif bertahap.
Imigrasi Soetta ungkap dua modus haji ilegal, dari visa wisata hingga visa kerja. Puluhan jemaah berhasil dicegah.
Persib Bandung bantah isu tunggakan gaji. Transfer ban FIFA ternyata terkait kasus kontrak Daisuke Sato.
Krisis Selat Hormuz picu ancaman ekonomi global. IMF, Bank Dunia, IEA, dan WTO soroti pasokan minyak dan energi.
Final Liga Champions 2026 hadirkan duel Rice vs Vitinha. Siapa paling dominan di lini tengah dan bawa tim juara?