Advertisement
Alasan KAI Rombak Kursi Tegak hingga Toilet Kereta Ekonomi Jadi Lebih Mewah
Petugas saat melakukan penyemprotan disinfektan pada gerbong kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (15/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Didiek Hartantyo, angkat bicara terkait rencana penyesuaian tarif kereta api kelas ekonomi usai melakukan modifikasi jenis kursi.
Didiek mengungkap alasan KAI mengganti kursi lama di kereta api kelas ekonomi. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas layanan seiring dengan meningkatnya taraf hidup dan daya beli masyarakat. KAI akan bertransformasi menjadi transportasi yang lebih manusiawi dan berkelanjutan. Seiring dengan adanya upaya perbaikan fasilitas, KAI pun mengkaji penyesuaian tarif kereta api.
Advertisement
"Perombakan kursi, kami targetkan tahun ini. Untuk tarifnya nanti disesuaikan lah. [Termasuk] toilet-toilet juga akan diperbaiki sehingga para penumpang akan semakin nyaman," kata Didiek, Kamis (25/3/2023).
BACA JUGA : Kursi Kereta Ekonomi Dimodifikasi, KAI akan Sesuaikan
Selain merombak jenis kursi kelas ekonomi, Didiek menyampaikan mulai Juni 2024, KAI juga akan mempercepat waktu tempuh perjalanan KA menjadi lebih singkat. Jumlah waktu yang dipersingkat ini berbeda-beda untuk masing-masing kereta, dengan rata-rata selama 61 menit - 71 menit.
"Di luar itu, kami juga akan memperluas untuk menerapkan deteksi face recognition sehingga penumpang bisa membeli tiket lewat aplikasi, cukup hanya memperlihatkan wajah," katanya.
Perluasan penerapan Face Recognition ini mulai diterapkan secara bertahap agar bisa menyeluruh di stasiun. Saat ini penerapannya diprioritaskan di sejumlah stasiun besar disusul stasiun-stasiun lainnya dengan skala lebih kecil.
VP Public Relations KAI, Joni Martinus, membenarkan pihaknya sedang melakukan modifikasi interior kereta beserta kursinya di Balai Yasa Manggarai. Ini dilakukan sebagai bagian program peningkatan pelayanan KAI untuk KA kelas ekonomi. "Pada tahap awal ini, sudah ada 4 gerbong kereta ekonomi yang telah berhasil dimodifikasi," terangnya.
Melalui modifikasi ini, jumlah kursi yang tadinya berkapasitas 80 tempat duduk kini menjadi 72 tempat duduk sehingga memberikan kesan yang lebih luas. Keunggulan lainnya, yaitu kursinya dapat disandarkan (reclining) dan diputar (revolving) seperti kursi pada kereta eksekutif.
BACA JUGA : Viral Modifikasi Kursi Tegak di Kereta Ekonomi
Selain itu, Joni menyebut interior kereta kelas ekonomi ditambah Public Information Display System (PIDS) yang dapat menampilkan jam dan suhu. Modifikasi lainnya juga dilakukan mirip dengan kereta eksekutif, seperti bentuk bagasi dan nuansa interior yang lebih cerah. Joni menyebut modifikasi dilakukan pada toilet KA kelas ekonomi, dari toilet jongkok, kini menjadi toilet duduk dengan nuansa lebih mewah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
- Banjir Tak Halangi Ela dan Muhadi Gelar Resepsi Pernikahannya
Advertisement
Jejak Diduga Macan Muncul di Semanu, BKSDA Pasang Kamera Trap
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- OpenAI Luncurkan ChatGPT Go, Paket Langganan Baru Hadir di 170 Negara
- PSIM Jogja Siapkan Musim Depan Lebih Dini, Van Gastel Mungkin Bertahan
- KP2MI Gandeng LPP Agro Nusantara Latih PMI di Jogja
- Kolaborasi Mitsubishi-Foxtron Hadirkan Mobil Listrik Performa Tinggi 2
- Halaman SDN Kokap Longsor Dini Hari, Bangunan di Bawahnya Rusak Parah
- Era Apple di TSMC Meredup, Lonjakan Chip AI Nvidia Ubah Peta Kekuatan
- Persija Jakarta Akhiri Kerja Sama dengan Gustavo Franca
Advertisement
Advertisement



