SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto (tengah) menerima kunjungan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) dan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Bidang Pertanian, Peternakan, Kelautan, Perikanan, Kehutanan, dan Lingkungan Hidup Dedi Mulyadi di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (17/5/2023). ANTARA/HO-Biro Humas Setjen Kementerian Pertahanan RI
Harianjogja.com, JAKARTA—Peran pemerintah desa dinilai penting untuk memperkuat sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (sishankamrata). Pasalnya, menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI merupakan tanggung jawab seluruh rakyat, termasuk warga dan pemerintah desa.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyambut baik kunjungan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) ke Kantor Kementerian Pertahanan untuk membahas isu-isu pertahanan, keamanan, dan kesejahteraan desa. "Kunjungan Apdesi ke Kemenhan menjadi tepat dan penting karena untuk lebih mengetahui dan memahami bahwa sistem pertahanan kita adalah sishankamrata," kata Prabowo saat menerima kunjungan Ketua Umum Apdesi Surya Wijaya di Jakarta, Rabu (17/5/2023).
BACA JUGA: KWT Bantu Wujudkan Ketahanan Pangan di Sleman
Dalam pertemuan itu, Prabowo menjelaskan pertahanan Indonesia adalah sishankamrata, yang artinya mencakup seluruh rakyat Indonesia. Berbagai keberhasilan rakyat Indonesia menghadapi serangan pada masa perjuangan pun tidak lepas dari sishankamrata.
"Jadi, pertahanan kita adalah seluruh rakyat. Seluruh rakyat yang bertanggung jawab, seluruh rakyat yang akan membela bangsa dan negara ini. Kita sudah buktikan berkali-kali. Oleh karena itu, Apdesi sebagai pimpinan desa saya kira punya peranan sangat penting," kata Menhan.
Dalam pertemuan itu, Prabowo juga mengenang beberapa kolaborasi yang pernah dia buat bersama Apdesi, di antaranya mendorong terbentuknya dana desa yang saat ini telah berjalan.
BACA JUGA: Pembangunan Infrastruktur Harus Diarahkan untuk Mencapai Ketahanan Pangan, Setuju?
"Dulu, kita pernah berjuang bersama. Kita menghasilkan dana desa dan itu salah satu perjuangan kita. Waktu saya masih di HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) bersama Apdesi dan banyak organisasi lainnya di tingkat desa, seperti PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia) dan Parade Nusantara, kita mampu untuk mewujudkan yang sekarang sudah menjadi program negara, itu bantuan desa," kata Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Simak cara memilih situs streaming film legal dan risiko LK21 atau Indoxxi, mulai dari malware, pencurian data, hingga pelanggaran hak cipta.
Okupansi hotel di KEK Mandalika mencapai 100% selama MotoGP 2026. Hotel di Mataram dan Senggigi juga terisi hingga 80-90%.
LPS mencatat tiga BPR di DIY dicabut izin usahanya. Klaim penjaminan simpanan yang dibayarkan mencapai Rp58,51 miliar.
Disdikpora Kota Jogja mencatat kekurangan 71 guru SD dan SMP pada 2026. Kebutuhan sementara dipenuhi melalui berbagai skema, termasuk dana BOS.
BPK menemukan masalah pengelolaan keuangan negara senilai Rp49,28 triliun. Sebesar Rp1,80 triliun telah dikembalikan selama pemeriksaan.