Advertisement
Kemenko PM Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi untuk Entaskan Kemiskinan
Kemenko PM menggandeng kampus untuk memperkuat pemberdayaan desa berbasis riset, SDM, dan kolaborasi perguruan tinggi. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendukung program prioritas nasional. Salah satunya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Universitas Sumatera Utara (USU).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat desa berbasis pengetahuan dan riset akademik.
Advertisement
MoU tersebut ditandatangani oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Profesor Abdul Haris, bersama Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin. Sinergi ini diarahkan untuk mengoptimalkan peran perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Prof. Abdul Haris mengatakan, keterlibatan aktif dunia akademik sangat dibutuhkan dalam merumuskan dan menjalankan program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat desa. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai pusat riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.
BACA JUGA
“Kolaborasi ini akan difokuskan pada pengembangan model pemberdayaan desa yang berkelanjutan, peningkatan kapasitas SDM, pemanfaatan riset terapan, serta pendampingan masyarakat desa dan daerah tertinggal,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).
Ia menambahkan, melalui kerja sama tersebut, kebijakan pemerintah diharapkan dapat berjalan lebih efektif karena ditopang oleh kajian ilmiah dan praktik pemberdayaan berbasis lokal. Perguruan tinggi juga diharapkan mampu menjadi inkubator solusi pembangunan yang dapat direplikasi di berbagai daerah.
Sementara itu, Rektor USU Prof. Muryanto Amin menyampaikan dukungannya terhadap agenda Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja. Ia menegaskan komitmen USU untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.
“Melalui sinergi yang terstruktur dan berkelanjutan, kami berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan nasional,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
- Dampak MBG Akan Dibaca dari Pertumbuhan Otak dan Fisik Anak
- KemenPPPA Soroti Trauma Korban Penjambretan di Sleman
- Ketua KPK Ungkap Pola Baru OTT, Aliran Dana Kini Disamarkan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
Advertisement
Arus Modal Mengalir Deras ke Gunungkidul, Serap 19.867 Tenaga Kerja
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Gunungkidul Gencarkan Vaksinasi Ternak Cegah PMK dan Penyakit Menular
- Usai Banjir Gunung Slamet, DLHK Jateng Telusuri Tumpukan Kayu di Tegal
- Istana Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih
- Bulog Kanwil Yogyakarta Mulai Salurkan Minyakita ke Pasar Tradisional
- PGRI Sleman Dukung Insentif Rp400 Ribu per Bulan untuk Guru Honorer
- Monaco vs Juventus Liga Champions: Bianconeri Diprediksi Menang
- Dana Desa 2026 Kulonprogo Turun Drastis, Banyak Program Terhambat
Advertisement
Advertisement



