QRIS Tap Belum Bisa Digunakan untuk iPhone, Ini Penjelasannya
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Kondisi terkini David Ozora (17) selepas penganiyaan yang terjadi pada 20 Februari 2023 lalu/Twitter @seeksixsuck
Harianjogja.com, SOLO—Ayah David Ozora membeberkan kondisi terkini anaknya yang menjadi korban penganiayaan oleh Mario Dandy Satriyo, 20.
BACA JUGA: Penampakan Ayah Mario Dandy, Eks Pejabat Pajak saat Tiba di KPK
Melalui akun Twitternya, Jonathan Latumahina mengatakan bahwa anaknya sudai mulai membaik meski memang belum sadar sepenuhnya.
Ia pun menuturkan bahwa kondisi David sudah mengalami banyak kemajuan. Dirinya pun meminta doa dari berbagai pihak untuk kesembuhan anaknya.
"David hari ini sudah semakin baik kondisinya. Memang belum sadar, tapi respon gerak, pendengaran dan penglihatannya sudah mengalami kemajuan yang luar biasa," tulis akun @seeksixsuck pada Rabu (1/3/2023).
Ia pun menuturkan bahwa sejak kejadian pada 20 Februari lalu, David dirujuk ke RS Mayapada karena kondisinya memprihatinkan.
Anaknya sempat tak memberikan respon apapun dan mengalami kejang selama 2x24 jam.
"Saya tidak akan pernah lupa erangan dia, kejang2 tubuh kurusnya. Akan ada yang membayar untuk siksaan itu," lanjutnya.
Mohon maaf tidak bisa menjawab satu persatu, david hari ini sudah semakin baik kondisinya. Memang belum sadar, tapi respon gerak, pendengaran dan penglihatannya sudah mengalami kemajuan yang luar biasa. Itu karena doa2 dari temen semua, karena memang kemajuan ini diluar perkiraan
— It's your own bar (@seeksixsuck) March 1, 2023
Sempat dibuatkan lubang di paru-paru
Sebelumnya, David diberi alat penunjang kesehatan yang dipasang di badan yakni cuff tracheastomy.
"Kondisi david saat ini masih belum sadar tapi progresnya sangat positif. Alat penunjang kesehatan saat ini tinggal cuff tracheastomy, dibuatkan lubang nafas langsung ke paru2 melalui pangkal leher. Terimakasih doa2nya untuk david," tulis Jonathan pada 27 Februari 2023 lalu.
Laporan sebelumya menyebut jika David terkena Diffuse axonal injury (DAI). DAI sendiri biasanya disebabkan oleh trauma berat di bagian kepala yang terjadi karena benturan keras saat kecelakaan.
DAI merupakan jenis cedera otak traumatik yang menyebabkan robekan pada serabut saraf panjang otak yang disebut akson.
Cedera ini terjadi karena adanya trauma tumpul yang menyebabkan otak berputar dan bergeser dengan cepat di dalam tengkorak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.