Advertisement
Bantul Terus Gelar Operasi Pasar Beras
Pemanfaatan Resi Gudang di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. - Harian Jogja - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) terus menggelar operasi pasar beras di wilayahnya.
BACA JUGA: Harga Beras Naik, Bantul Gelar Operasi Pasar
Advertisement
Langkah ini dilakukan untuk menekan harga beras yang saat ini menembus harga Rp12.000 hingga Rp13.000 per kilogram.
Kepala DKUKMPP Bantul, Agus Sulistiyana mengatakan, operasi pasar beras telah digelar di sembilan kalurahan. Kesembilan kalurahan tersebut antara lain, Trimurti, Poncosari, Caturharjo, Triharjo, Gilangharjo, Wijirejo, Palbapang, Sumbermulyo, dan Banguntapan.
"Total sudah ada 22 ton beras yang terserap pada operasi pasar beras di sembilan kelurahan tersebut," kata Agus, Selasa (7/2/2023).
Menurut Agus, pada operasi pasar beras, pihaknya menjual beras dengan harga Rp9.450 per kilogram. Di mana kegiatan tersebut telah digelar sejak 26 Januari 2023 lalu.
"Untuk kegiatan selanjutnya menyasar delapan kalurahan di Bantul dan akan dihelat dalam waktu dekat," jelas Agus.
Sub Koordinator Kelompok Substansi Pengendalian Barang Pokok dan Penting, DKUKMPP Bantul, Zuhriyatun Nur Handayani menambahkan, kenaikan diduga sebagai dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan tambahan biaya operasional berupa upah buruh tani.
"Penyebab lainnya karena pola musim. Januari ini yang panen beras di Bantul cukup sedikit," katanya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian (DKPP) Bantul, Joko Waluyo menyatakan jika stok beras di wilayahnya saat ini aman dan cukup. Meskipun, panen raya padi baru akan berlangsung Maret mendatang.
"Soal kenaikan harga beras sendiri bukan ranah kami. Yang jelas, stok beras di Bantul, kami patikan aman," ucap Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
PAD Wisata Gunungkidul 2025 Meleset, Kebocoran Jadi Sorotan
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo: Bantuan Bencana Harus Lewat Mekanisme Resmi
- FORTUNE Indonesia 40 Under 40: Apresiasi Pemimpin Muda Berpengaruh
- Kulonprogo Terapkan Larangan Kantong Plastik Mulai 2026
- Prabowo: Bencana Sumatera Tak Perlu Status Nasional
- 20 Ribu Buruh Akan Demo Tolak UMP 2026 di Jakarta dan Bandung
- xAI Kembangkan Colossus di Memphis, Target Pusat Data AI Terbesar
- Malam Tahun Baru di Prambanan Tanpa Kembang Api, Langit Penuh Doa
Advertisement
Advertisement



