Advertisement
Viral Bikin Paspor Langsung Jadi dalam Sehari Bayar Lagi Rp1 Juta, Sah atau Tidak?

Advertisement
Harianjogja.com, SOLO — Biaya tambahan untuk pembuatan paspor mendadak viral di media sosial.
Seorang warganet mengunggah tanggapan layar situs Imigrasi Indonesia yang menawarkan biaya tambahan pembuatan paspor.
Advertisement
Terlihat dari situs tersebut, paspor bisa langsung jadi dalam sehari dengan memberikan tambahan biaya Rp1 juta.
Uang Rp1 juta tersebut merupakan biaya layanan percepatan yang dikeluarkan di samping penerbitan paspor.
Adapun biaya membuat paspor biasa tanpa percepatan yakni terbagi menjadi dua jenis. Paspor biasa nonelektronik Rp350 ribu dan paspor biasa elektronik Rp650.000.
BACA JUGA: Hari Bhakti ke-73, Kantor Imigrasi Yogyakarta Gelar Paspor Simpatik
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Mohammad Taudik mengatakan bahwa biaya layanan tersebut bukanlah pungutan liar (pungli).
"Itu sah dibayarkan ke negara untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Jadi itu bukan buat petugas atau pungli, tapi memang ketentuannya seperti itu," ucap Taufik, Selasa (17/1/2023).
Adapun pembiayaan tersebut dilakukan agar masyarakat tidak mengantre untuk melakukan pembuatan paspor. Dala sehari, petugas memberikan kuota sebanyak 30 untuk Layanan Percepatan.
Untuk diketahui, aturan tarif PNBP percepatan paspor tercantum dalam Peraturan Pemerintah No.28/2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ini Prediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Lampung
- Arus Balik 2025, Terjadi Peningkatan Jumlah Kendaraan di Tol Cipali
- Arus Balik Lebaran, Tol Semarang-Solo Bakal Dibikin Satu Arah Saat Kendaraan Menumpuk
- Libur Lebaran, Belasan Rumah TNI di Asrama Gajah II Terbakar
- Prison Break Sorong, Tujuh Narapidana Lapas Kabur dengan Melubangi Tembok Pakai Sendok Makan
Advertisement

Pembangunan Taman Budaya Sleman Terhambat Pemangkasan Anggaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Khofifah Minta Bos Maspion Pastikan Tidak Ada PHK di Jatim
- Pemerintah Jepang Keluarkan Peringatan Ancaman Gempa Dahsyat, Perkiraan Korban hingga 300 Ribu Orang
- Prison Break Sorong, Tujuh Narapidana Lapas Kabur dengan Melubangi Tembok Pakai Sendok Makan
- Korban Gempa di Myanmar Terperangkap Enam Hari, Diselamatkan Tim SAR Malaysia
- Gempa Myanmar, Pemerintah Pastikan Tidak Ada WNI yang Jadi Korban
- Libur Lebaran, Belasan Rumah TNI di Asrama Gajah II Terbakar
- Arus Balik Lebaran, Tol Semarang-Solo Bakal Dibikin Satu Arah Saat Kendaraan Menumpuk
Advertisement
Advertisement