Utang RI Mendekati Rp8.000 Triliun, Ini Penjelasan BI
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
Ini Empat Alasan Ridwan Kamil Terima Pinangan Partai Golkar / BISNIS - Surya Dua Artha
Harianjogja.com, JAKARTA– Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan alasan menerima pinangan Partai Golkar. Menurutnya, visi-misi Partai Golkar sejalan dengan prinsipnya.
Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, mengatakan setidaknya ada empat alasan memilih Partai Golkar menjadi tempat berlabuhnya. Pertama adalah terkait ideologinya.
"Golkar itu sangat kuat sebagai simbol partai tengah, partai yang Pancasilais, partai yang terbuka sehingga ini yang menjadi sebuah minat saya," ujar Kang Emil saat memberikan keterangan pers di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Rabu (18/1/2023).
Kedua, sejarah panjang Golkar. Menurut Kang Emil, Golkar telah menunjukkan jadi parpol yang terhormat. Ketiga, terkait hubungannya dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.
"Kami sering berdiskusi urusan ekonomi, dalam kapasitas beliau di kabinet. Juga hal-hal personal ya. Waktu saya kena musibah, beliau hadir lebih dari sekali, menyampaikan simpati. Bagi saya, itu kemanusiawian, kehumanisan Pak Airlangga," ungkapnya.
Keempat, terkait visi-misi Golkar yang selalu fokus ke pembangunan. Menurutnya, visi-misi itu sama dengan prinsipnya dalam memimpin.
"Saya orangnya enggak bisa diem. Saya inginnya membangun, membereskan yang semrawut, meluruskan yang bengkok, ikhtiar-ikhtiar, dan saya melihat sejarahnya [Golkar] membuktikan hal itu," jelas Kang Emil.
BACA JUGA: Warga Miskin di DIY Tambah Banyak, DPRD Sarankan Ini
Sebelumnya, Airlangga Hartarto mengatakan dirinya menunjukkan Ridwan Kamil menjadi wakil ketua umum (waketum) partai. Alasannya, karena gubernur Jawa Barat itu sudah punya banyak pengalaman berpolitik.
Sebelumnya, Ridwan Kamil resmi menjadi kader Golkar setelah Airlangga menyerahkan kartu tanda anggota (KTA) partai berlambang beringin itu kepadanya, di Kantor DPP Partai Golkar pada Rabu (18/1/2023) sore.
Menko Perekonomian ini pun langsung menugaskan Ridwan Kamil menjadi wakil ketua umum (Waketum) bidang penggalangan pemilih.
"Jadi pertama, [alasannya menunjuk Ridwan Kamil jadi waketum] tentu Kang Emil punya pengalaman beberapa kali mengikuti pemilu. Jadi punya pengalaman politik praktis yang cukup," jelas Airlangga saat memberi keterangan pers di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Rabu (18/1/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
Energi hijau dan digitalisasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Investasi Rp2.258 triliun dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan 6 persen pada 2027.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Hyundai membatalkan peluncuran Ioniq 3 di Australia karena biaya impor tinggi. Harga mobil listrik itu dinilai sulit bersaing.