Advertisement

Gempa Garut: Delapan Kecamatan Terdampak, Rumah Sedikit Retak

Wibi Pangestu Pratama
Senin, 05 Desember 2022 - 02:47 WIB
Jumali
Gempa Garut: Delapan Kecamatan Terdampak, Rumah Sedikit Retak Foto ilustrasi. - Antara Foto

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Kabupaten Garut menyampaikan bahwa setidaknya delapan kecamatan terdampak oleh gempa Garut 6,1 skala richter pada Sabtu (3/12/2022). Gempa hanya berdampak kepada retaknya beberapa rumah dan sedikit kerusakan di dapur sekolah.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut hingga Minggu (4/12/2022) sore, terdapat penambahan jumlah rumah dan sekolah yang terdampak oleh gempa kemarin sore. Temuan itu berada di delapan kecamatan.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BPBD Garut mencatat bahwa temuan dampak gempa di Kota Intan berada di Kecamatan Bungbulang, Pakenjeng, Cikelet, Selaawi, Talegong, Cibalong, Samarang, dan Cisewu. Sebagian besar kecamatan itu berada di wilayah selatan Garut.

Sebanyak 35 rumah dilaporkan terdampak gempa, dengan total 18 keluarga yang terdiri dari 65 jiwa. Namun, dampak itu hanya berupa retakan, bukan kerusakan yang besar.

“Para wargi tak perlu khawatir, karena berdasarkan data dari BPBD Garut rumah-rumah tadi hanya terdampak, tidak tergolong ke dalam rumah rusak ringan, sedang, atau berat,” dikutip dari akun Instagram Diskominfo Garut, Minggu (4/12/2022) malam.

Selain itu, terdapat dua sekolah yang terdampak oleh gempa Garut. Sekolah tersebut berada di Desa Jatiwangi Kecamatan Pakenjeng dan di Kecamatan Selaawi.

BPBD menghimbau masyarakat Garut untuk melapor apabila terdapat keluarga atau kenalan yang terdampak oleh gempa tersebut ke nomor kontak 08522061117.

Sebelumnya, Bupati Garut Rudi Gunawan menyampaikan bahwa terdapat sejumlah lokasi yang terdampak gempa, tetapi tidak terjadi kerusakan parah.

Rudi menyatakan bahwa banyak informasi yang beredar bahwa terjadi kerusakan parah akibat gempa di Garut. Berbagai video kerusakan bangunan beredar cepat setelah gempa di Garut terjadi.

“Akibat itu, tiga menteri konfirmasi supaya saya mengecek bener enggak, bener 6,1 [skala richter] enggak, ada apa-apa. Ya, enggak ada apa-apa, saya bersyukur,” ujar Rudi pada Minggu (4/12/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

BPS Rilis Ekonomi DIY Melesat, Sektor Pariwisata Jadi Pengungkit

Jogja
| Selasa, 07 Februari 2023, 08:37 WIB

Advertisement

alt

Ingin Melancong Sendirian? Ini Daftar 15 Negara yang Aman bagi Solo Traveler Perempuan

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 07:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement