Advertisement

Tragedi Pilu di Bulan Oktober 2022 : Dari Kanjuruhan Hingga Itaewon

Hesti Puji Lestari
Rabu, 02 November 2022 - 04:27 WIB
Jumali
Tragedi Pilu di Bulan Oktober 2022 : Dari Kanjuruhan Hingga Itaewon Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam kerusuhan tersebut. - ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO - Oktober menyisakan luka mendalam bagi beberapa masyarakat dunia. Setidaknya ada 6 tragedi memilukan yang terjadi di bulan tersebut.

Tragedi yang merenggut nyawa ratusan orang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Indonesia membuat dunia berduka karena tewasnya ratusan suporter bola Aremania di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022).

Para suporter tewas karena kehabisan napas setelah berdesakan dan terinjak-injak akibat lemparan gas air mata dari pihak berwajib.

Tak berselang lama, tragedi mengenaskan terjadi di Thailand yang menewaskan puluhan anak-anak.

Seorang mantan perwira polisi membunuh anak dan istrinya, kemudian menembak warga sipil di pusat penitipan anak.

Akhir Oktober pun ditutup dengan tragedi menyedihkan di Korea Selatan yang menewaskan ratusan orang. Pesta Halloween yang dimulai dengan bergembira menjadi ladang tangis bagi masyarakat.

Berikut deretan tragedi memilukan di dunia yang terjadi di bulan Oktober 2022:

Advertisement

Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan menyisakan luka mendalam bagi pecinta sepak bola di Indonesia dan dunia.

Setidaknya ratusan suporter yang datang ke pertandingan Arema vs Persebaya pada 1 Oktober 2022 menjadi korban lemparan gas air mata.

Advertisement

Tercatat lebih dari 130 orang meninggal dunia dan lainnya mengalami luka fisik maupun psikis. Rata-rata korban yang mati sesak napas karena berdesakan dan terinjak-injak.

Penembakan Massal di Thailand

Seorang mantan perwira polisi menjadi pelaku penembakan massal di Thailand setelah membunuh istri dan anaknya.

Pelaku bernama Panya Kamrab menembak 34 orang, termasuk 22 orang diantaranya adalah anak-anak.

Advertisement

"Pelaku itu memasuki gedung pusat penitipan anak pada pukul 12.30 waktu setempat, saat waktu tidur siang anak-anak. Setidaknya ada sekitar 30 anak berada di pusat penitipan tersebut," dikutip dari The Guardian, Kamis (6/10/2022).

Pengeboman saat Konser di Myanmar

Militer Myanmar melakukan penyerangan udara dengan menjatuhkan bom di atas konser yang sedang digelar.

Advertisement

Melansir AP News, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (23/10/2022). Konser digelar untuk merayakan dirgahayu ke-62 berdirinya Organisasi Kemerdekaan Kachin.

Setidaknya 60 orang tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara tersebut.

Halloween di Itaewon

Pesta Halloween di Itaewon menjadi tragedi yang mengejutkan masyarakat dunia di tengah kesenangan merayakan pesta.

Advertisement

Perayaan yang seharusnya berakhir menyenangkan menjadi duka karena ratusan orang meninggal dunia. Bahkan hingga kini, masih ada ratusan orang yang dilaporkan hilang.

Bom Mobil di Somalia

Ledakan mobil kembar terjadi di persimbangan ramai Somalia, hingga menewaskan 100 orang. Tak hanya itu, kerugian materiil juga dilaporkan dalam peristiwa ini.

Presiden Somalia menyalahkan kelompok militan al-Shabab atas serangan tersebut. Dalam sebuah laporan mengatakan al-Shahab terlibat konflik panjang dengan pemerintah federal Somalia.

Jembatan Putus di India

Jembatan penyeberangan di negara bagian Gujarat, India ambruk akibat dipenuhi wisatawan. Akibatnya, 81 orang tewas karena jatuh ke sungai.

Jembatan tersebut tak mampu menampung kapasitas wisatawan yang menaikinya pada Minggu (30/10/2022).

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Sleman Inklusi Siap Wujudkan Disabilitas Unggul

Sleman
| Kamis, 08 Desember 2022, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Jalan Layang Paling Membingungkan di Dunia, Perlu 10 Menit Keluar Kalau Salah Jalur

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement