William Zepeda Rebut Gelar Juara Dunia WBC Kelas Ringan
William Zepeda mengalahkan Lamont Roach Jr lewat kemenangan angka mutlak untuk merebut gelar juara dunia kelas ringan WBC di Las Vegas.
Din Syamsuddin./Ardiansyah Indra Kumala-Solopos
Harianjogja.com, JAKARTA -- Ketua Umum dan seluruh personel Pimpinan Pusat Muhammadiyah hasil Muktamar di Solo pertengahan November 2022 haruslah diisi oleh pemimpin yang responsif, transformatif, dan independen dalam menghadapi tantangan global.
“Tantangan yang dihadapi Muhammadiyah ke depan, baik pada skala nasional maupun global semakin berat, krusial, dan menantang. Sebagai kekuatan masyarakat madani nyata di Indonesia dan elemen dari gerakan Islam global, Muhammadiyah perlu memberi respons yang tepat, cermat, dan strategis,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah 2005-2010 dan 2010-2015 M. Din Syamsuddin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/10/2022).
Dalam Dialog Kebangsaan Musyawarah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB, di Mataram pada Jumat (28/10), Syamsuddin menuturkan pemimpin yang ideal bagi Muhamamdiyah tentu harus sejalan dengan jati diri, visi, dan misi Muhammadiyah.
Sebagai gerakan Islam, pimpinan Muhammadiyah harus memahami secara baik dan benar ajaran-ajaran Islam dari kedua sumbernya yaitu Al-Qur'an dan As-Sunnah al-maqbulah. Selain itu, perlu juga memahami aliran-aliran pemikiran di kalangan umat Islam sehingga mampu membawa Muhammadiyah secara baik dan benar.
“Pemimpin juga tentu harus memahami paham keagamaan atau ideologi Muhammadiyah, bila perlu mampu mengembangkannya. Pimpinan Muhamamdiyah perlu memiliki kemampuan menggerakkan, mengembangkan segala sumber daya ke arah pencapaian tujuan gerakan. Serta mampu membangun relasi dan komunikasi sosial baik secara nasional maupun internasional,” katanya.
Menurutnya keberhasilan bergerak dalam bangsa yang majemuk, membuat Muhammadiyah dihargai dan diakui dalam skala internasional. Oleh karenanya, penting pula jika ketua umum dapat berasal dari figur publik yang mandiri, berintegritas, luas dan luwes dalam pergaulan, serta tegas dalam pendirian dan tidak terikat oleh politik.
Din Syamsuddin menambahkan kinerja PP Muhammadiyah selama satu periode terakhir sudah menjalankan performa yang efektif, karena bertambahnya amal yang dijalankan baik dalam bidang pendidikan, kesehatan hingga sosial ekonomi.
Gerakan dakwah pencerahan Muhammadiyah juga sudah merambah mancanegara dengan berdirinya cabang-cabang istimewa, organisasi saudara (sister education) dan juga lembaga pendidikan tinggi seperti Universitas Muhammadiyah Malaysia di Perlis, Muhammadiyah College di Melbourne, dan Sekolah Muhammadiyah untuk pengungsi Palestina di Lebanon.
“Jadi tentang siapa yang disepakati sebagai ketua umum, itu hanyalah hal siapa yang dimajukan selangkah dan ditinggikan seranting,” ujarnya.
Din Syamsuddin menambahkan tidak ada masalah jika calon ketua umum memiliki banyak agenda keluar masuk Istana Kepresidenan. Selama hal tersebut digunakan untuk kebaikan, bukan mematuhi pemimpin yang zhalim.
“Baik-baik saja jika ada calon Ketua Umum PP Muhammadiyah masuk-keluar istana asalkan datang untuk beramar ma'ruf dan bernahyi munkar, yaitu dia tidak mau taat dan patuh kepada pemimpin zhalim dan ja-ir,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
William Zepeda mengalahkan Lamont Roach Jr lewat kemenangan angka mutlak untuk merebut gelar juara dunia kelas ringan WBC di Las Vegas.
Basarnas menyebut 122 korban KMP Mutiara Sentosa II telah tiba di darat. Menhub akan mengevaluasi operator usai investigasi KNKT selesai.
BMKG memprakirakan hujan ringan mengguyur Jakarta Barat, Timur, dan Selatan pada Senin sore hingga malam. Simak juga prakiraan cuaca Jogja.
Ledakan di kantor polisi Kota Kabal, Swat, Pakistan menewaskan 14 orang. Aparat menyelidiki pelaku di tengah meningkatnya kekerasan di wilayah itu.
Mentan Andi Amran Sulaiman menyebut Satgas Pangan menetapkan 39 tersangka dari 38 kasus dugaan penyimpangan perberasan.
Pakuwon membongkar pagar Mal Kota Kasablanka setelah pemerintah menilai ekonomi dan kondisi keamanan nasional tetap kondusif.