Rupiah Melemah ke Rp17.698 Dibayangi Sentimen Global
Rupiah melemah ke Rp17.698 per dolar AS di tengah sikap wait and see investor terhadap sentimen global dan data ekonomi RI.
Sejumlah pengemudi ojek daring menunggu penumpang di Jakarta, Rabu (12/2/2020). Bisnis/Arief Hermawan P
Harianjogja.com, JAKARTA – Pekerjaan pengemudi ojek online (ojol) ternyata tak dilakukan oleh kalangan pengangguran. Ternyata, ada banyak driver ojol yang memiliki pekerjaan utama sebagai PNS, pegawai BUMN atau karyawan swasta.
Hal ini membuat Ketua MTI Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Djoko Setijowarno menilai ada anggapan pemerintah yang keliru selama ini, bahwa bisnis transportasi daring telah membuka lapangan pekerjaan baru.
Namun, hasil survei Balitbang Kementerian Perhubungan 2019, menyebutkan pekerjaan sebelum menjadi pengemudi ojek daring tanpa pekerjaan (pengangguran) adalah 18%.
BACA JUGA: Ada Teknologi Baru Bakal Gantikan HP, Apa Itu?
Di sisi lain, berdasarkan Survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2022, sebanyak 81,31% responden menjadikan ojol sebagai pekerjaan utama, sedangkan 18,69% sebagai pekerjaan sampingan.
Dari 81,31% responden yang menjadikan ojol sebagai pekerjaan utama, sebelumnya mereka menjalani pekerjaan sebagai wiraswasta sebesar 36,12% dan pegawai BUMN dan swasta 34,3%.
Sementara itu, yang sebelumnya pengangguran sebesar 16,09%, disusul pelajar/mahasiwa sebesar 5,42%, ibu rumah tangga 0,82%, dan lainnya 17,24%.
Sementara itu, sisanya sebanyak 18,69% yang menjadikan ojol sebagai pekerjaan sampingan ternyata memiliki pekerjaan utama sebagai PNS hingga pegawai BUMN atau pegawai swasta.
Berdasarkan survei, sebanyak 32,14% driver ojol memiliki pekerjaan utama sebagai pegawai BUMN/swasta, wiraswasta 29,29%, lainnya 22,4%, PNS 7,86%, pelajar/mahasiswa 7,86% dan sisanya 0,71% ialah ibu rumah tangga.
Adapun, persentase driver ojol yang sebelumnya pengangguran di tahun ini lebih rendah dibandingkan survei 2019. Saat itu, ada 18 persen responden pengangguran yang menjadikan driver ojol sebagai pekerjaan utama.
Selebihnya, masih didominasi oleh wiraswasta adalah 44%, pegawai BUMN/swasta adalah 31%, pelajar/mahasiswa 6%, dan ibu rumah tangga 1%.
Pengemudi ojol pun masih didominasi oleh jenis kelamin pria yaitu 81 persen yang mayoritas berusia terbanyak 20-30 tahun atau sebesar 40,63%. Lama bergabung menjadi pengemudi ojek online terbanyak kurang dari setahun yakni sebesar 9,38%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Timnas Indonesia memburu kemenangan saat menghadapi Kamboja pada laga perdana Piala AFF 2026. Jordi Amat optimistis skuad Garuda meraih hasil positif.
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Loyalitas pengguna iPhone meningkat pada 2026. Data CIRP menunjukkan 87% pembeli iPhone baru berasal dari pengguna Apple sebelumnya.
Koh Samui menjadi pulau terbaik Asia-Pasifik 2026 versi Travel + Leisure. Bali berada di posisi ketiga, sementara Sumba masuk 10 besar
PSIM Jogja tidak memasang target tinggi di Super League 2026/2027. Manajemen berharap Laskar Mataram mampu menembus 10 besar secara bertahap.