Advertisement
Harga BBM Bikin Indeks Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Anjlok
Presiden Joko Widodo bersiap memberikan pernyataan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/7/2021). - ANTARA FOTO/Biro Pers Sekretariat Presiden
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menuturkan bahwa kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun menjadi 62,6 persen akibat kenaikan bahan bakar minyak (BBM).
Berdasarkan survei yang dilakukan pada 5-8 September tersebut, sebanyak 16,3 persen responden merasa sangat puas dengan kinerja Jokowi. Sedangkan 46,3 persen responden lainnya yang masih merasa cukup puas dengan kinerja mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Advertisement
Sementara itu, Burhan menyampaikan, penurunan tersebut terbilang cukup signifikan jika dibandingkan dengan hasil survei kinerja presiden pada Agustus 2022 yang mencapai angka 72,3 persen.
Capaian tersebut bahkan menjadi salah satu tingkat kepuasan tertinggi publik terhadap kinerja Jokowi, sejak survei dilakukan pada 2015 silam.
"Efek kenaikan harga BBM terhadap tren kepuasan presiden cukup lumayan, hampir 10 persen turunnya," terang Burhan dikutip dari kanal YouTube Indikator Politik Indonesia, Minggu (19/9/2022).
Kendati demikian, Burhan menilai bahwa keputusan Jokowi untuk menaikan harga BBM ketika dirinya masih mengantongi approval rating yang tinggi adalah pilihan yang cerdik. Sebabnya, keputusan tersebut, menurut Burhan, akhirnya berhasil mempertahankan approval rating Jokowi untuk tetap berada di atas angka 50 persen.
"Ketika kebijakan dilakukan di saat approval rating sedang tinggi-tingginya, itu dampaknya tidak sampai di bawah 50 persen. Kalau sampai di bawah, itu peringatan," tutur Burhan.
Di sisi lain, terkait hasil survei yang menyatakan ketidakpuasaan terhadap kinerja Jokowi itu mayoritas berasal dari kelompok masyarakat dengan etnis Bugis, Minang, Melayu, Sunda, dan Betawi. Sedangkan etnis asli Jokowi yakni Jawa, nyatanya masih memberikan penilaian cukup/sangat puas yang tinggi yaitu sebesar 71,4 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Jelang Lebaran 2026, Jukir TKP Ngabean Deklarasi Antinuthuk Tarif
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- 109 Pedagang Pantai Sepanjang Terima Kekancingan Tanah SG
- 109 Ribu Penumpang KA Tiba di Daop 4 Semarang Saat Mudik
- 8 Tips Aman Berkendara Jarak Jauh Saat Mudik Lebaran 2026
- Lampu Jalan Jalur Mudik Bantul Dipantau Setiap Malam
- Penumpang DAMRI Jogja Naik 20 Persen Jelang saat Mudik Lebaran
- Umat Hindu Magelang Gelar Melasti di Tuk Mas Jelang Nyepi
- KemenHAM Minta Polisi Percepat Kasus Air Keras Aktivis KontraS
Advertisement
Advertisement








