Advertisement
Update Kasus Suspek Monkeypox di Jateng, Ini Penjelasan Menkes
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan keterangan pers usai mengikuti rapat terbatas terkait PPKM di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (13/6/2022). ANTARA FOTO - Akbar Nugroho Gumay
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih mendalami penambahan suspek kasus Cacar Monyet yang terjadi di Tanah Air.
Dia melanjutkan, terdapat suspek satu orang warga Pati, Jawa Tengah (Jateng) yang masuk kategori suspek cacar monyet. Adapun, saat ini dipastikan pihaknya tengah menunggu hasil genom sequencing.
Advertisement
"Pada 28 Juli kami ambil sampelnya dan kami terima 29 Juli, itu yang sekarang sedang dites apakah dia small pox atau monkey pox," ujarnya di Istana Wakil Presiden, Kamis (4/8/2022).
Budi melanjutkan, hasil dari genom sequencing ini baru dapat diterima hasilnya dalam dua hari hingga tiga hari ke depan. Oleh sebab itu, Pihaknya berjanji bakal menyampaikan ke publik ihwal status warga Pati tersebut.
BACA JUGA: Buntut Pemaksaan Jilbab SMAN 1 Banguntapan, Sultan Nonaktifkan Kepala Sekolah & 3 Guru
Budi menjelaskan kondisi satu orang yang suspek itu serupa dengan sembilan orang lainnya yang suspek sebelumnya. Namun, sembilan orang tersebut telah dipastikan negatif cacar monyet.
"Karena genom sequencing itu butuh sekitar tiga hari atau lima hari untuk bisa tau varianya apa. Jadi, saat ini di Indonesia dipastikan hanya ada satu suspek cacar monyet, sementara 9 sebelumnya bisa disampaikan adalah cacar biasa" tuturnya
Untuk diketahui, hingga akhir Juli, Kemenkes RI memperbarui total ada 10 kasus suspek cacar monyet yang dinyatakan discarded usai sebelumnya mengeluhkan gejala menyerupai monkeypox.
Adapun, persebaran suspek yang terjadi antara lain berada di DKI Jakarta dengan 5 orang suspek, Jawa Barat 3 orang, Jawa Tengah 1 orang, dan Kalimantan Barat 1 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Purbaya Ungkap PR Utama Juda Agung sebagai Wamenkeu
- Adies Kadir Tegaskan Mundur dari Perkara Golkar di MK, Ini Alasannya
- Gempa Darat M3,1 Guncang Pasaman, Getaran Terasa hingga Bukittinggi
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
Advertisement
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Polisi Prancis Geledah Kantor X Terkait Dugaan Kejahatan Data
- Pemkab Sleman Siapkan Dana Padukuhan Rp25 Juta Lewat Skema BKK
- Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 5 Februari 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Kamis 5 Februari 2026 Lengkap
- Satria DIY Bersihkan Hulu Sungai Boyong dan Tanam Pohon
- KONI Kota Jogja Dilantik, Ditarget Juara Dua Porda DIY
- Sejarah Baru DIY, 6 Atlet Anggar Jalani Seleknas Akhir Timnas
Advertisement
Advertisement




