Advertisement

Perang Hari Ke-143: Rusia Klaim Sudah Hancurkan 253 Pesawat Tempur Ukraina

Nancy Junita
Sabtu, 16 Juli 2022 - 19:27 WIB
Budi Cahyana
Perang Hari Ke-143: Rusia Klaim Sudah Hancurkan 253 Pesawat Tempur Ukraina Suasana kompleks apartemen rusak berat setelah penembakan semalam saat serangan Rusia di Ukraina berlanjut di Kharkiv, Ukraina. REUTERS - Leah Millis

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Juru Bicara Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal Igor Konashenkov mengklaim pasukan Rusia telah menghancurkan 253 pesawat tempur Ukraina, 1.543 kendaraan udara tak berawak, 4.060 tank dan kendaraan lapis baja lainnya sejak operasi militer khusus di Ukraina.

Secara rinci Konashenkov menyebut sejak awal operasi militer khusus, militer Rusia menghancurkan 253 pesawat, 137 helikopter, 1.543 kendaraan udara tak berawak, 355 sistem rudal permukaan-ke-udara, 4.060 tank dan kendaraan lapis baja tempur lainnya, 746 peluncuran ganda.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Kemudian, 3.147 senjata artileri lapangan dan mortir dan 4.341 kendaraan bermotor militer khusus, kata juru bicara itu dikutip dari TASS, Sabtu (16/7/2022).

Konashenkov juga melaporkan, jet tempur Rusia menembak jatuh dua pesawat MiG-29 Angkatan Udara Ukraina dalam 24 jam terakhir dalam operasi militer khusus di Ukraina.

Pesawat tempur Angkatan Udara Rusia menembak jatuh dua pesawat MiG-29 Angkatan Udara Ukraina di daerah pemukiman Slavyansk dan Druzhkovka di Republik Rakyat Donetsk.

Pesawat tempur Rusia, pasukan rudal dan artileri menyerang sekitar 230 sasaran militer Ukraina dalam 24 jam terakhir dalam operasi militer khusus mereka di Ukraina, Konashenkov melaporkan.

"Dalam 24 jam terakhir, pesawat terbang taktis operasional dan militer, pasukan rudal dan artileri menyerang 18 pos komando, dan juga tenaga kerja dan perangkat keras militer di 211 daerah," kata juru bicara itu.

Pesawat tempur multiperan MiG-29 direkayasa oleh Biro Desain Mikoyan pada 1970-an. MiG-29 dirancang untuk menyerang target udara terutama dalam bidang radarnya dan juga untuk menyerang target darat dengan roket dalam jangkauan visual.

Berbagai modifikasi pesawat tempur MiG-29 beroperasi di beberapa negara, termasuk Azerbaijan, Bangladesh, Belarus, Bulgaria, India, Kazakhstan, Polandia, Serbia, Slovakia, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

Menurut data yang tersedia pada tahun 2021, Angkatan Udara Ukraina mengoperasikan 37 pesawat tempur MiG-29.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Hari Terakhir Januari 2023, Segini Stok Darah di DIY

Jogja
| Selasa, 31 Januari 2023, 12:57 WIB

Advertisement

alt

Cacing-cacing di Terowongan Terbengkalai Ini Memancarkan Cahaya Biru di Malam Hari

Wisata
| Selasa, 31 Januari 2023, 11:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement