Advertisement

Temanggung Terjunkan 222 Petugas Pantau Pemotongan Hewan Kurban

Jumali
Rabu, 06 Juli 2022 - 13:57 WIB
Jumali
Temanggung Terjunkan 222 Petugas Pantau Pemotongan Hewan Kurban Ilustrasi sapi - Pixabay

Advertisement

Harianjogja.com, TEMANGGUNG — Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Pemerintah Kabupaten Temanggung menerjunkan 222 petugas untuk memantau pemotongan hewan kurban pada Iduladha 1443 Hijriyah.

Kepala DKP3 Pemkab Temanggung Joko Budi Nuryanto mengatakan, sejumlah petugas tersebut terdiri atas insiminator swadaya, medis veteriner, paramedis veteriner, penyuluh pertanian, koordinator penyuluh pertanian, dan dokter hewan.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Secara lokasi mereka tersebar di 20 kecamatan yang ada di Temanggung, tetapi di tempat-tempat penyembelihan khusus seperti di Gedung Muhammadiyah dan MTA kami ada tim lagi," katanya, dikutip dari Antara, Rabu (6/7/2022).

Joko menyampaikan secara garis besar petugas akan melakukan pemeriksaan hewan kurban sebelum dan sesudah penyembelihan, didahului dengan pendataan dan terakhir dengan laporan-laporan.

"Tugas yang pertama adalah pemeriksaan antemortem dan postmortem dan apabila dibutuhkan menjelaskan, menerangkan tata cara penyembelihan hewan kurban di saat wabah PMK ini," katanya.

Ia menyampaikan DKP3 Temanggung sebelumnya sudah mengundang perwakilan dari 20 kecamatan untuk menegaskan kembali tata cara penyembelihan yang sesuai dengan ketentuan.

Joko menuturkan sudah melakukan pelatihan untuk juru sembelih halal (juleha) dengan mengundang 30 orang.

"Melalui kegiatan tersebut diharapkan penyembelihan hewan kurban sesuai dengan ketentuan sehingga secara syariah tercukupi di luar sisi kesehatan," katanya.

Advertisement

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang meskipun saat ini tengah terjadi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), karena tidak menular ke manusia.

Berdasarkan fatwa MUI, katanya meskipun hewan terserang PMK dengan kategori tertentu dan gejala klinis ringan masih sah untuk kurban.

"Semoga wabah ini tidak mengurangi animo masyarakat untuk beribadah kurban. Kalau memang ada yang kesulitan mencari hewan kurban silakan berkomunikasi dengan kami, nanti kami tunjukkan tempatnya," katanya.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Hujan Deras Buat Tujuh Kecamatan di Kulonprogo Tergenang Banjir

Kulonprogo
| Selasa, 06 Desember 2022, 08:37 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement