Advertisement
Nama Prabowo dan AHY Tak Muncul dari Daftar Capres Usulan NasDem
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberikan keterangan pers usai menggelar pertemuan di DPP Partai Nasdem, Jakarta, Rabu (1/6/2022). Pertemuan yang berlangsung hampir lima jam tersebut salah satunya membahas mengenai kemajuan bangsa dan negara. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - nz
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Nama Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) absen dari daftar kandidat calon presiden (capres) yang diusulkan di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Willy Aditya menilai bahwa hal itu terjadi karena DPW dari 34 provinsi tersebut memiliki keinginan untuk tidak mencalonkan tokoh yang terlalu dominan di suatu partai politik.
Advertisement
“Pertimbangannya lebih kepada asosiasi yang sangat kental dengan partai tertentu sehingga itu menjadi preferensi bagi teman-teman wilayah untuk tidak menyebut kedua nama tadi,” jelas Willy kepada wartawan di JCC Senayan Jakarta, Kamis (16/6/2022).
Meskipun demikian, Willy tidak memungkiri kenyataan bahwa Partai NasDem membutuhkan dukungan dari partai politik lainnya untuk dapat mengusung nama capres di pemilu 2024 mendatang.
BACA JUGA: Kontroversi Mendag Zulkifli Hasan, Didamprat Aktor Hollywood Hingga Juara Obral Izin Pembukaan Hutan
“Kalau belum jodoh kan tidak mungkin kita kawin paksa, tapi nanti kita lihat nama-nama dari partai politik yang tertarik kemudian kita membangun koalisi bersama-sama,” kata Willy.
Di sisi lain, nama Anies Baswedan yang merupakan tokoh independen malah mendapatkan dukungan tertinggi dalam Rakernas NasDem hari ini.
Adapun hanya wilayah Papua Barat dan Kalimantan Timur yang tidak memutuskan untuk memilih Gubernur DKI Jakarta tersebut. Hal itu menjadikan Anies berhasil mengantongi 32 suara secara total.
Berada tepat di belakang Anies, Ganjar Pranowo disebut sebagai tokoh terfavorit kedua dalam daftar usulan capres Rakernas NasDem 2022.
Namun seperti yang kita ketahui, Ganjar merupakan kader dari partai banteng yaitu PDI Perjuangan.
Menanggapi hal itu, secara tegas Willy menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya masih belum berkomunikasi secara lebih lanjut dengan para kandidat tersebut, terkait kesedian mereka untuk bernaung di NasDem.
“Berbicara proses politik terkait apakah dia akan dinasdemkan atau tidak, itu bukan menjadi target NasDem. Tentunya target kita adalah untuk menang.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tanpa Kembang Api, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
- Trump Pertimbangkan Jual Jet Tempur F-35 ke Turki, Israel Waspada
- Trump Klaim 95 Persen Rencana Damai Rusia-Ukraina Telah Disepakati
- 46.207 Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api Hari Ini
- Ratusan Warga Terdampak Banjir Bandang Kalimantan Selatan
Advertisement
Kulonprogo Terapkan Larangan Kantong Plastik Mulai 2026
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Forum Konsultasi Publik Jadi Sarana Evaluasi dan Perencanaan Layanan
- Jaringan Narkoba di Jateng Gunakan Kripto, Aset Rp3,1 M Disita
- Daftar Film Bioskop Januari 2026, Horor Lokal Mendominasi
- China Percepat Kemandirian Chip Usai Sanksi Teknologi AS
- Atalia Bantah Isu Perempuan Lain dalam Gugatan Cerai RK
- Homestay dan Kos Harian Gerus Okupansi Hotel Jogja Saat Nataru
- Antoine Semenyo Jadi Rebutan, Man City Paling Serius
Advertisement
Advertisement



