Advertisement

Kemendikbudristek Tak Usulkan Kenaikan Harga Tiket Naik Candi Borobudur

Afiffah Rahmah Nurdifa
Selasa, 07 Juni 2022 - 13:07 WIB
Budi Cahyana
Kemendikbudristek Tak Usulkan Kenaikan Harga Tiket Naik Candi Borobudur Petugas Balai Konservasi Borobudur menyemprotkan disinfektan pada sebuah stupa Candi Borobudur untuk mengantisipasi Virus Corona (COVID-19). - Antara/Heru Suyitno

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid menyebut Kemendikbudristek tidak ikut mengusulkan kenaikan harga tiket naik Candi Borobudur menjadi Rp750.000 untuk turis lokal.

Penentuan harga tiket untuk cagar budaya di luar kewenangan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek). 

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Penetapan harga tiket itu merupakan kewenangan BUMN, dalam hal ini PT Taman Wisata Candi Borobudur," katanya dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (7/6/2022).

Di sisi lain, Hilmar mengakui pihaknya memang mengikuti rapat terkait rencana penaikan harga tiket naik ke Candi Borobudur. Namun, dalam hal keputusan, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang mengumumkanya pada 4 Juni 2022 lalu.

"Kemdikbudristek diwakili oleh Direktur Pelindungan Kebudayaan dan Kepala Balai Konservasi Borobudur. Tapi kami tidak memberikan usulan harga tiket dalam kesempatan itu," tambah Hilmar.

Lebih jauh, Kemdikbudristek memaparkan kondisi Candi Borobudur yang dibangun di abad ke-8 itu sempat melakukan restorasi di tahun 1973-1983. Restorasi harus dilakukan karena struktur bangunan candi terlihat ada kerusakan sebagai dampak pengunjung yang terus meningkat.

Melihat kondisi candi yang semakin memprihatinkan yakni terjadi penurunan, keausan baru, hingga pengelupasan relief, Kemdikbudristek pun akan mengambil langkah untuk menghindari kerusakan yang lebih parah. Caranya, adalah dengan menerapkan pembatasan jumlah pengunjung yang dapat naik ke atas bangunan candi tersebut.

Setelah membuat kajian mendalam, Farid Hilmar mengusulkan daya tampung atau carrying capacity dari Candi Borobudur sebesar 1.200 orang per hari. 

Advertisement

Menurutnya, usulan pembatasan jumlah pengunjung itu pun telah disepakati oleh para pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan Candi Borobudur.

Terkait harga tiket naik Candi Borobudur bagi wisatawan lokal, Menko Luhut memastikan tetap membuka diri untuk segala masukkan. Dengan demikian, penurunan harga masih sangat dimungkinkan.   

“Saya mendengar banyak sekali masukan masyarakat hari ini terkait dengan wacana kenaikan tarif untuk turis lokal. Karena itu, nanti saya akan minta pihak-pihak terkait untuk segera mengkaji lagi supaya tarif itu bisa diturunkan," katanya beberapa waktu lalu.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Longsor dan Banjir Terjang Gunungkidul Pasca Hujan Rabu Pagi

Jogja
| Rabu, 30 November 2022, 11:37 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement