Karhutla Meluas, Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54.394 Personel
Pemerintah mengerahkan 64 pesawat dan 54.394 personel untuk menangani karhutla. Hotspot terdeteksi 1.323 titik hingga 19 September 2026.
Kondisi Masjid Sriwedari, Solo, yang mandek pembangunannya beberapa bulan terakhir, Rabu (15/12/2021) siang./Solopos.com-Kurniawan
Harianjogja.com, SOLO-Menara Masjid Sriwedari yang sempat dikira mau ambruk memiliki konstruksi yang kuat. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Pembangunan Masjid Taman Sriwedari Solo, Achmad Purnomo.
Polisi diharapkan bisa mencari tahu siapa orang yang pertama menyebar hoaks bahwa menara masjid itu hendak ambruk. Gara-gara hoaks tersebut, ratusan pengunjung car free day atau CFD Jl Slamet Riyadi Solo panik dan berlarian.
Banyak pihak yang dirugikan akibat kegemparan terebut, baik pengunjung maupun pedagang makanan yang lapaknya rusak atau terinjak-injak oleh massa yang panik.
Saat diwawancarai Solopos.com di acara Halalbihalal Kadin Solo dan Solo Bersama Selamanya di Solo Paragon Hotel dan Residences, Senin malam, mantan Wakil Wali Kota Solo itu mengakui pembangunan Masjid Sriwedari termasuk menara belum selesai 100%.
Baca juga: Solo Geger! Pengunjung CFD Berlarian Mengira Menara Sriwedari Mau Ambruk, Padahal Begini...
Progres terakhir pembangunan masjid itu mencapai kurang lebih 85% alias menyisakan 15% untuk finishing dan penataan lansekap. “Itu kan semua sudah dibeli tinggal masang. Kalau ngecek ke koleksi tinggal masang. Finishing,” katanya.
Pembangunan masjid itu saat ini terhenti karena panitia kehabisan anggaran. Anggaran pembangunan masjid yang dimulai pada 2018 lalu itu ditetapkan tidak menggunakan anggaran pemerintah atau APBD melainkan sumbangan berbagai sumber.
Ada dari perusahaan melalui corporate social responsibility (CSR) dan donatur lain. Total anggaran yang diperlukan untuk pembangunan fisik mencapai Rp165 miliar.
Mencari Anggaran
Purnomo menjelaskan konstruksi bangunan menara Masjid Sriwedari Solo itu kuat. Polisi membantu mencari siapa penyebar hoaks mengenai menara masjid. “Masih tersisa 15 persen berhenti karena sedang mencari anggaran lagi,” kata Wakil Sekretaris Panitia Pembangunan Masjid Sriwedari Solo, Farid Sunarto, melalui Whatsapp, Senin (30/5/2022).
Seperti diberitakan, gara-gara hoaks menara Masjid Sriwedari hendak roboh, para pengunjung CFD berlarian karena panik, Minggu (29/5/2022). Belakangan diketahui, ada orang yang mengira menara masjid goyang dan akan roboh karena ilusi optik.
Orang tersebut melihat ke arah menara dan mengira menara tersebut bergoyang. Padahal yang bergerak adalah objek lain yakni awan di sekitar menara.
Ada pun ketinggian menara Masjid Sriwedari mencapai 99 meter yang merupakan representasi Asmaul Husna. Di sisi lain untuk bangunan masjidnya terinspirasi Masjid Agung Demak, Masjid Agung Kudus, Masjid Lasem, dan Masjid Agung An Nur Pekanbaru.
Berita ini sudah tayang di Solopos.com dengan judul "Dikira Mau Ambruk, Panitia Pastikan Menara Masjid Sriwedari Solo Kuat".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pemerintah mengerahkan 64 pesawat dan 54.394 personel untuk menangani karhutla. Hotspot terdeteksi 1.323 titik hingga 19 September 2026.
BIGBANG menambah konser Jakarta menjadi dua hari, 16–17 Januari 2027. Simak jadwal presale V.I.P Membership, BCA, Indosat, dan penjualan umum.
Timnas Indonesia memulai FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Singapura pada 25 September. Simak jadwal Grup A dan Grup B lengkap di sini.
Indonesia mengoleksi tujuh medali Asian Games 2026, terdiri atas satu perak dan enam perunggu, serta menempati posisi ke-12.
Basarnas menemukan dua korban meninggal KM Virgo Transport 8 di dalam kapal. Hingga Senin siang, 123 orang masih dalam pencarian.
Anggaran penataan Parangtritis dan Depok pada 2027 belum maksimal karena penerimaan bagi hasil retribusi baru dihitung sekitar enam bulan.