Advertisement

Penasaran Harta Menko Kabinet Jokowi, Ini Daftarnya

Aprianus Doni Tolok
Minggu, 17 April 2022 - 21:07 WIB
Arief Junianto
Penasaran Harta Menko Kabinet Jokowi, Ini Daftarnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memimpin Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Percepatan Penanganan Limbah B3 Medis Covid-19 pada Senin (2-08-2021). - Ist/dok maritim.go.id

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Setiap pejabat negara yang menjalankan fungsi eksekutif, legislatif, atau yudikatif wajib menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tak terkecuali menteri koordinator di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

Kepala Negara dan para pembantunya dalam kabinet termasuk dalam penyelenggara negara yang wajib melaporkan LHKPN. Dilansir dari e-LHKPN KPK, empat menteri koordinator di Kabinet Indonesia Maju telah melaporkan harta kekayaannya ke KPK.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

BACA JUGA: Korban Begal di NTB Akhirnya Dibebaskan, Kasus Disetop

Keempat menko tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Lantas, siapakah menko di Kabinet Jokowi yang paling tajir? Berikut ini perbandingan harta kekayaan menteri koordinator di Kabinet Indonesia Maju:

1. Menko Polhukam Mahfud MD

Kepada lembaga antirasuah, Mahfud MD melaporkan kepemilikan harta bersih senilai Rp29,635 miliar pada 2021. Adapun, jumlah kekayaan Mahfud naik tipis dibandingkan 2020 yang mencapai Rp27,131 miliar.

Harta tersebut merupakan akumulasi dari beberapa aset di antaranya 15 tanah dan bangunan senilai Rp12,015 miliar; alat transportasi dan mesin senilai Rp1,650 miliar; dan harta bergerak lainnya Rp180,5 juta. Mahfud juga melaporkan kepemilikan atas kas setara kas senilai Rp15,791 miliar.

2. Menko PMK Muhadjir Effendy

Pada 2021, Muhadjir tercatat memiliki harta kekayaan bersih sebesar Rp66,249 miliar. Angka ini lebih kecil jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp72,624 miliar.

Advertisement

Dalam LHKPN 2021, Muhadjir melaporkan kepemilikan 28 aset tanah dan bangunan senilai Rp53,436 miliar serta dua alat transportasi dan mesin seharga Rp100 juta. Muhadjir juga mengaku memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp671,5 juta; surat berharga Rp49 juta; dan kas setara kas Rp10,556 miliar.

Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Kerja ini juga melaporkan harta lainnya senilai Rp1,437 miliar.

3. Menko Marves Luhut Binsar Pandjatan

Berdasarkan data LHKPN, harta kekayaan bersih Luhut mencapai Rp716,315 miliar pada 2021. Namun, angka tersebut menurun dibandingkan periode 2020 yang mencapai sekitar Rp745,188 miliar.

Advertisement

Harta kekayaan tersebut terdiri atas harta berupa 20 aset tanah dan bangunan senilai Rp245,352 miliar; alat transportasi dan mesin Rp2,160 miliar; dan harta bergerak lainnya Rp3,383 miliar. Luhut juga melaporkan kepemilikan atas surat berharga senilai Rp199,036 miliar; kas dan setara kas Rp252,257 miliar; dan harta lainnya Rp31,857 miliar.

Luhut yang juga menjadi Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Wilayah Jawa-Bali itu tercatat memiliki utang Rp12 miliar.

4. Menko Perekonomian Airlangga

Hartarto Airlangga melaporkan total harta kekayaan bersihnya kepada KPK sebesar Rp425,600 miliar untuk periode 2021. Kekayaannya ini meroket dibandingkan 2020 yang saat itu mencapai sekitar Rp260,612 miliar.

Harta tersebut terdiri atas sembilan aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp108,461 miliar; lima alat transportasi dan mesin Rp2,564 miliar; dan harta bergerak lainnya Rp573,5 juta.

Advertisement

Airlangga yang juga merupakan Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Wilayah Luar Jawa-Bali ini memiliki kas dan setara kas senilai Rp321,333 miliar dan surat berharga Rp54,941 miliar. Ketua Umum Partai Golkar ini juga melaporkan utang senilai Rp72,270 miliar pada tahun lalu.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Cek Update Stok Darah di PMI DIY Selasa Ini

Jogja
| Selasa, 29 November 2022, 10:37 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement