Advertisement
Tak Punya Utang, Motor, Mobil, Tito Karnavian Ternyata Simpan Aset Properti Rp8,2 Miliar

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian disebut sebagai satu-satunya menteri di Kabinet Indonesia Maju yang tak memiliki kendaraan pribadi, seperti mobil, sepeda motor, maupun alat transportasi lainnya.
Namun, berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Tito tercatat memiliki 11 aset properti dengan total Rp8,2 miliar yang berada di Jakarta Selatan dan Palembang.
Advertisement
Secara keseluruhan, mantan Kapolri itu memiliki harta kekayaan senilai Rp23,2 miliar per Desember 2022. Jika perinci, kekayaan tersebut bersumber dari aset properti, harta bergerak lainnya Rp260 juta, serta kas dan setara kas Rp14,7 miliar.
Kekayaan Tito meningkat sebesar 12,49% atau bertambah Rp2,5 miliar dari yang semula Rp20,6 miliar pada 2021 menjadi Rp23,2 miliar pada 2022. Dia tercatat tak memiliki utang sepeser pun pada periode 2019-2022.
BACA JUGA: Mendagri Minta Kepala Daerah Waspadai Lonjakan Harga Pangan
Sebagaimana diketahui, Tito Karnavian menjabat sebagai Mendagri sejak 2019. Pada LHKPN KPK 2019 juga tercatat nihil untuk alat transportasi dan mesin. Kala itu, total harta kekayaan yang dimiliki Tito sebesar Rp18,09 miliar.
Total kekayaannya saat itu berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp8,29 miliar, harta bergerak lainnya Rp260 juta, serta kas dan setara kas Rp9,53 miliar, sedangkan alat transportasi dan mesin tercatat nihil.
Berikut daftar aset properti milik Mendagri Tito Karnavian berdasarkan LHKPN 2022:
- Tanah dan bangunan seluas 307 meter persegi/207 meter persegi di Jakarta Selatan yang diperoleh sendiri senilai Rp5,2 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 515 meter persegi/70 meter persegi di Jakarta Selatan yang merupakan hibah tanpa akta senilai Rp280 juta
- Tanah seluas 2.500 meter persegi di Palembang yang merupakan hibah tanpa akta senilai Rp35,4 juta
- Tanah seluas 308 meter persegi di Palembang yang diperoleh sendiri senilai Rp142,9 juta
- Tanah seluas 196 meter persegi di Tangerang yang diperoleh sendiri senilai Rp55,8 juta
- Tanah dan bangunan seluas 600 meter persegi/36 meter persegi di Palembang yang diperoleh sendiri senilai Rp565 juta
- Tanah dan bangunan seluas 350 meter persegi/96 meter persegi di Palembang yang diperoleh sendiri senilai Rp147 juta
- Tanah dan bangunan seluas 191 meter persegi/180 meter persegi di Jakarta Selatan yang diperoleh sendiri senilai Rp728,3 juta
- Tanah dan bangunan seluas 720/100 meter persegi di Palembang yang diperoleh sendiri senilai Rp702 juta
- Tanah seluas 442 meter persegi di Palembang yang diperoleh sendiri senilai Rp205 juta
- Tanah seluas 665 meter persegi di Palembang yang diperoleh sendiri senilai Rp161 juta
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tanah Longsor di Jalan Raya Jalur Cangar-Pacet Mojokerto Menimpa Kendaraan, 10 Orang Meninggal Dunia
- Mgr. Petrus Turang, Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Wafat, Presiden Melayat ke Katedral Jakarta
- Arus Balik, 16.700 Orang Telah Tiba di Stasiun Gambir
- Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka
- Jembatan Penghubung Antarkampung di Klaten Ambrol
Advertisement

Memasuki H+4 Lebaran, Jumlah Wisatawan di Parangtritis Mulai Turun
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Satu Orang Ditemukan Tewas, Tim SAR Terus Evakulasi Korban Bencana Tanah Longsor di Pacet, Begini Kronologinya
- Istana Klaim Antisipasi Dampak Kebijakan Tarif Impor 32 Persen Trump
- Kades Minta THR Rp165 Juta, Pemkab Bogor Berjanji Bakal Tindak Sesuai Aturan
- Pemerintah Pastikan Kesiapan Menyambut Arus Balik Lebaran 2025
- Mumpung Libur Lebaran, Pemda Diminta Memaksimalkan Potensi Wisata di Daerahnya
- Program Sekolah Rakyat di Probolinggo Bakal Jadi Proyek Percontohan
- KAI Catat 16,2 Juta Pemudik Gunakan Kereta Api Selama Angkutan Lebaran
Advertisement
Advertisement