Advertisement

Jokowi Temui Menteri Prancis, Hasilkan Kesepakatan Ini

Akbar Evandio
Jum'at, 11 Februari 2022 - 01:27 WIB
Bhekti Suryani
Jokowi Temui Menteri Prancis, Hasilkan Kesepakatan Ini Presiden Jokowi menerima kunjungan Menteri Angkatan Bersenjata Republik Prancis, Florence Parly, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/2 - 2022) / BPMI Setpres

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik penandatanganan beberapa nota kesepahaman (Memorandum of understanding/MoU) kerja sama antara Indonesia-Prancis.

Dikutip melalui laman Sekretariat Kabinet (Setkab) pada hari ini Kamis, 10 Februari 2022 Jokowi menerima kunjungan Menteri Angkatan Bersenjata Republik Prancis, Florence Parly, di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi membahas sejumlah hal, termasuk mengenai kerja sama pertahanan antara kedua negara.

Adapun, kerja sama tersebut termasuk dalam hal kerja sama MRO (maintenance, repair, overhaul), pengembangan kapal selam, pengadaan satelit, hingga produksi amunisi kaliber besar.

Jokowi berharap kerja sama pertahanan kedua negara tidak sebatas pada belanja alat utama sistem persenjataan (alutsista).

“Saya harap kerja sama pertahanan tidak hanya terfokus pada pembelian alutsista, namun juga memikirkan pengembangan dan produksi bersama, alih teknologi, serta investasi di bidang industri pertahanan,” kata Jokowi, Kamis (10/2/2022).

BACA JUGA: 73 Sampel Covid-19 di DIY Positif Omicron, Sultan: Kebanyakan Wisatawan

Selain itu, Jokowi turut membahas mengenai kerja sama Indo-Pasifik, di mana dirinya dan Presiden Prancis Emmanuel Macron telah sepakat untuk menjadikan Indo-Pasifik sebagai kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera.

Oleh sebab itu, dia menilai bahwa dari pertemuan tersebut dapat menghasilkan penguatan kerja sama ekonomi yang diperlukan.

“Mekanisme dialog 2+2 kita akan menjadi forum yang strategis untuk wujudkan visi Indo-Pasifik yang damai dan sejahtera,” ujarnya.

Advertisement

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara juga berharap negosiasi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dengan Uni Eropa dapat mengalami kemajuan di bawah presidensi Prancis di Uni Eropa.

Di saat yang sama, Jokowi meminta dukungan Prancis terhadap Presidensi G20 Indonesia. “Indonesia mengharapkan dukungan Prancis terhadap presidensi Indonesia di G20, terutama mengenai kerja sama konkret yang dapat dihasilkan dari kerja G20,” imbuhnya.

Advertisement

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Dies Natalis Sanata Dharma ke-67, Dorong Semangat Persaudaraan

Sleman
| Senin, 03 Oktober 2022, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Perhatian! Sewa Jip di Tebing Breksi Bakal Naik Rp50.000 Mulai 1 November 2022

Wisata
| Minggu, 02 Oktober 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement