Advertisement

Banjir Jember Rendam 150 Rumah, 1 Warga Dilaporkan Hilang

Setyo Puji Santoso
Senin, 10 Januari 2022 - 15:17 WIB
Galih Eko Kurniawan
Banjir Jember Rendam 150 Rumah, 1 Warga Dilaporkan Hilang ilustrasi banjir menerjang pemukiman warga.

Advertisement

Harianjogja.com, JEMBER - Sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Jawa Timur diterjang banjir pada Minggu (9/1/2022).

Akibat peristiwa itu tercatat 150 rumah warga terendam, satu warga ditemukan meninggal dunia dan satu warga lainnya dilaporkan hilang.

Dikutip dari laman bnpb.go.id, wilayah yang terdampak banjir terjadi di beberapa desa dan kelurahan di tiga kecamatan, yaitu Kelurahan Kaliwates, Sempusari dan Mangli di Kecamatan Kaliwates, Desa Rambipuji di Kecamatan Rambipuji dan Desa Kemiri di Kecamatan Panti.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Heru Widagdo mengatakan banjir yang menerjang tiga kecamatan terjadi akibat sungai yang meluap.

Pada Minggu sore tersebut ketinggian air di pemukiman warga mencapai lebih dari satu meter sehingga menyebabkan warga terdampak harus mengungsi.

"Kami melakukan assesment, mengevakuasi warga yang rumahnya terencam banjir lebih dari satu meter, mendistribusikan bantuan, mendirikan dapur umum mandiri serta membersihkan perabotan yang terkena lumpur," terangnya dikutip dari Antara.

Dari beberapa lokasi banjir, dijelaskan dia, yang terparah terjadi di Perumahan Bumi Mangli Permai. Sebab, ketinggian air mencapai lebih dari satu meter, bahkan menyebabkan satu mobil terseret banjir di wilayah tersebut.

Tidak hanya kawasan perumahan, namun jalur utama menuju Kota Jember di Jalan Hayam Wuruk juga tergenang banjir hingga hampir satu meter. Sehingga menyebabkan kemacetan cukup panjang akibat banyak kendaraan yang mogok.

Selain merendam pemukiman warga, banjir yang terjadi pada Minggu sore tersebut juga menelan korban jiwa.

Advertisement

Pasangan suami istri bernama Matsirat (50) dan Suliha (47) hanyut terseret arus sungai usai mencari rumput.

"Pasangan suami istri tersebut mencari rumput dan saat berada di dekat sungai, si istri terpeleset dan jatuh ke sungai, kemudian suaminya berusaha menolong hingga keduanya hanyut terbawa arus suangai," terang Komandan Tim Basarnas Jember Rudi Prahara.

"Satu korban yakni suaminya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sedangka istrinya masih belum ditemukan dan kami masih melakukan asessment ulang," lanjutnya.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis Indonesia

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Luar Biasa! hingga September, Lebih dari 5 Juta Wisatawan Kunjungi Sleman

Sleman
| Selasa, 04 Oktober 2022, 19:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement