Advertisement

Gempa Pacitan M5,7 Guncang Jawa Timur, BMKG Tegaskan Aman Tsunami

Abdul Hamied Razak
Selasa, 27 Januari 2026 - 09:22 WIB
Abdul Hamied Razak
Gempa Pacitan M5,7 Guncang Jawa Timur, BMKG Tegaskan Aman Tsunami Gempa Pacitan M5,7 mengguncang wilayah Jawa Timur pada Selasa (27/1/2026) pagi dan terasa hingga sejumlah daerah di Pulau Jawa serta Bali. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan peristiwa gempa tektonik tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Ist - bmkg

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Gempa Pacitan M5,7 mengguncang wilayah Jawa Timur pada Selasa (27/1/2026) pagi dan terasa hingga sejumlah daerah di Pulau Jawa serta Bali. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan peristiwa gempa tektonik tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan pemutakhiran data BMKG, guncangan terjadi sekitar pukul 08.20.44 WIB dengan episenter berada pada koordinat 8,18 derajat Lintang Selatan dan 111,33 derajat Bujur Timur. Titik pusat gempa terletak di darat, sekitar 24 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman mencapai 122 kilometer.

Advertisement

BMKG menjelaskan gempa Pacitan M5,7 termasuk dalam kategori gempa menengah yang dipicu oleh deformasi batuan di dalam lempeng bumi. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan gempa bertipe naik atau thrust fault.

Dampak getaran dirasakan cukup luas. Wilayah Pacitan, Karangkates, serta Tulungagung mengalami intensitas III hingga IV MMI, yang berarti pada siang hari guncangan dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.

Sementara itu, daerah Malang, Nganjuk, Ponorogo, dan Blitar merasakan gempa dengan intensitas III MMI, ditandai getaran nyata seolah-olah ada kendaraan besar melintas.

Getaran dengan skala II hingga III MMI juga dirasakan di Madiun, Denpasar, Kuta, Karangasem, Jember, dan Mojokerto. Pada intensitas tersebut, getaran masih terasa di dalam rumah meski tidak menimbulkan kepanikan.

Adapun wilayah Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, Pasuruan, hingga Mataram merasakan guncangan ringan dengan intensitas II MMI, yang ditandai dengan bergoyangnya benda-benda ringan yang digantung.

Hingga laporan ini diterbitkan, belum terdapat informasi mengenai kerusakan bangunan maupun dampak lain akibat gempa Pacitan M5,7. Pemodelan yang dilakukan BMKG menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa hingga pukul 08.35 WIB belum terpantau adanya aktivitas gempa susulan atau aftershock. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang serta memastikan informasi resmi hanya diakses melalui kanal komunikasi terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG, InaTEWS, kanal Telegram, serta aplikasi resmi BMKG di perangkat seluler.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, 27 Januari

Jadwal Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, 27 Januari

Jogja
| Selasa, 27 Januari 2026, 09:57 WIB

Advertisement

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Wisata
| Sabtu, 24 Januari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement