Advertisement

44 Persen Warga Jakarta Disebut Kebal Covid-19 Tanpa Vaksinasi

Newswire
Sabtu, 27 November 2021 - 08:47 WIB
Budi Cahyana
44 Persen Warga Jakarta Disebut Kebal Covid-19 Tanpa Vaksinasi Ilustrasi - Antara/Oky Lukmansyah

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut 44% warga DKI Jakarta sudah pernah tertular Covid-19 sehingga kebal virus Corona tanpa vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti melalui keterangannya di Jakarta, Jumat (26/11/2021), mengatakan, angka tersebut berasal dari hasil survei serologi yang dirilis pada Maret 2021 dengan periode pengambilan sampel pada Desember 2020 hingga Januari 2021.

Data diambil pada Desember 2020 hingga Januari 2021, kemudian diolah dan dipublikasi pada Maret 2021. Kesimpulannya, 44 persen warga DKI sudah terbentuk imunitas.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

"Padahal, waktu data itu dihimpun, warga belum divaksinasi. Artinya, warga DKI Jakarta sudah terbentuk kekebalan secara alami karena terinfeksi," katanya.

Widyastuti menjelaskan, angka kekebalan kelompok saat ini semakin besar dengan adanya program vaksinasi Covid-19. Capaian vaksinasi di Jakarta untuk dosis pertama 11.079.640 orang dengan proporsi 67 persen warga ber-KTP DKI Jakarta dan 33 persen warga non-KTP DKI.

Kemudian, untuk dosis kedua 8.944.272 orang dengan proporsi 70 persen warga ber-KTP DKI dan 30 persen warga non-KTP DKI.

Widyastuti berharap, terbentuknya kekebalan kelompok dapat mengurangi risiko warga terpapar Covid-19 dengan gejala berat hingga meninggal dunia.

"Sebagian besar warga yang meninggal dunia, karena terpapar dengan gejala berat dan belum mendapatkan suntikan vaksin. Faktor lainnya karena komorbid," katanya.

Widyastuti mengingatkan, warga yang hanya menerima vaksin dosis pertama juga masih berpotensi tertular Covid-19, sehingga hal ini menjadi pesan  bahwa belum semua terlindungi 100 persen.

Advertisement

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengklaim situasi Covid-19 di Jakarta sudah terkendali dan sudah ada kekebalan kolektif di Jakarta.

"Situasi di Jakarta secara umum terkendali, karena masyarakat yang terekspos dengan virus SARS-CoV 2, persentase sudah tinggi. Warga yang divaksinasi persentasenya juga sudah tinggi. Jadi secara kolektif sudah ada kekebalan di masyarakat di Jakarta," kata Anies, Kamis (25/11/2021).

Namun, dia juga menyoroti penerapan protokol kesehatan Covid-19 di masyarakat saat ini makin longgar serta screening dengan aplikasi PeduliLindungi  mulai diabaikan.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Rawan Bencana Hidrometeorologi, BPBD Bantul Siagakan Pos di 29 Kalurahan

Bantul
| Sabtu, 08 Oktober 2022, 00:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement