Kasus Ebola Kongo Bertambah, Otoritas Waspadai Penyebaran Cepat
Kasus Ebola di Kongo bertambah menjadi 515 kasus dengan 91 kematian. Otoritas kesehatan mewaspadai penyebaran cepat hingga wilayah perbatasan Uganda.
Logo World Health Organization (WHO) / www.who.int
Harianjogja.com, JAKARTA-Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah mengadakan pertemuan darurat untuk membahas varian virus corona baru, yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan dan Botswana. Varian ini diyakini menyebar lebih cepat dari yang diperkirakan.
Pertemuan akan berlangsung pada hari Jumat, dan akan membahas apa yang disebut varian B. 1.1.529 Sars-Cov-2.
Tulio de Oliveira, direktur Center for Epidemic Response and Innovation di Afrika Selatan, mengatakan bahwa dia “khawatir” dan bahwa dia telah membahas varian baru dengan pejabat WHO awal pekan ini, yang memutuskan untuk mengadakan pertemuan darurat.
Dia memperkirakan bahwa sekitar 90 persen kasus baru di wilayah Gauteng Afrika Selatan, termasuk Johannesburg, disebabkan oleh varian baru.
Varian baru apa pun yang mampu menghindari vaksin atau menyebar lebih cepat daripada Delta dapat menimbulkan tantangan serius saat dunia keluar dari pandemi.
Baca juga: Corona di Jogja Hari Ini Meroket Lagi, Tertinggi se-Indonesia
De Oliveira mengatakan ada ciri-ciri yang ada dalam varian baru yang sebelumnya dikaitkan dengan penularan yang tinggi. “Dan pertanyaan kunci yang harus dijawab adalah apa sebenarnya efek vaksin itu,” tambahnya dilansir dari FT.
Soumya Swaminathan, kepala ilmuwan WHO, mengatakan varian baru itu memiliki "sejumlah mutasi yang mengkhawatirkan pada protein lonjakan".
WHO mengatakan bahwa panel akan membahas apakah varian tersebut harus dianggap sebagai "keprihatinan" atau "kepentingan".
“Analisis awal menunjukkan bahwa varian ini memiliki sejumlah besar mutasi yang membutuhkan dan akan menjalani studi lebih lanjut,” kata WHO.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Kasus Ebola di Kongo bertambah menjadi 515 kasus dengan 91 kematian. Otoritas kesehatan mewaspadai penyebaran cepat hingga wilayah perbatasan Uganda.
Bank Dunia menyarankan Indonesia menghapus tax holiday dan menggantinya dengan insentif yang lebih efektif untuk mendorong investasi.
Komisi III DPR mendukung wacana Presiden Prabowo melarang total vape untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan melindungi generasi muda.
Daihatsu menghadirkan beragam solusi mobilitas berkelanjutan pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
BPS mencatat Indonesia mengalami deflasi 0,14% pada Juli 2026. Inflasi tahunan tercatat 2,88% dan inflasi tahun kalender mencapai 1,65%.
Gunung Semeru mengalami lima kali erupsi pada Senin pagi dengan tinggi letusan hingga 700 meter. Status gunung masih Level III atau Siaga.