Link CCTV Pantau Demo Jakarta Hari Ini, 27 Agustus 2026
Cek link CCTV Jakarta hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, untuk memantau kondisi jalan di Senayan, GBK, Bendungan Hilir, dan Kuningan Barat.
Logo World Health Organization (WHO) / www.who.int
Harianjogja.com, JAKARTA-Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah mengadakan pertemuan darurat untuk membahas varian virus corona baru, yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan dan Botswana. Varian ini diyakini menyebar lebih cepat dari yang diperkirakan.
Pertemuan akan berlangsung pada hari Jumat, dan akan membahas apa yang disebut varian B. 1.1.529 Sars-Cov-2.
Tulio de Oliveira, direktur Center for Epidemic Response and Innovation di Afrika Selatan, mengatakan bahwa dia “khawatir” dan bahwa dia telah membahas varian baru dengan pejabat WHO awal pekan ini, yang memutuskan untuk mengadakan pertemuan darurat.
Dia memperkirakan bahwa sekitar 90 persen kasus baru di wilayah Gauteng Afrika Selatan, termasuk Johannesburg, disebabkan oleh varian baru.
Varian baru apa pun yang mampu menghindari vaksin atau menyebar lebih cepat daripada Delta dapat menimbulkan tantangan serius saat dunia keluar dari pandemi.
Baca juga: Corona di Jogja Hari Ini Meroket Lagi, Tertinggi se-Indonesia
De Oliveira mengatakan ada ciri-ciri yang ada dalam varian baru yang sebelumnya dikaitkan dengan penularan yang tinggi. “Dan pertanyaan kunci yang harus dijawab adalah apa sebenarnya efek vaksin itu,” tambahnya dilansir dari FT.
Soumya Swaminathan, kepala ilmuwan WHO, mengatakan varian baru itu memiliki "sejumlah mutasi yang mengkhawatirkan pada protein lonjakan".
WHO mengatakan bahwa panel akan membahas apakah varian tersebut harus dianggap sebagai "keprihatinan" atau "kepentingan".
“Analisis awal menunjukkan bahwa varian ini memiliki sejumlah besar mutasi yang membutuhkan dan akan menjalani studi lebih lanjut,” kata WHO.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Cek link CCTV Jakarta hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, untuk memantau kondisi jalan di Senayan, GBK, Bendungan Hilir, dan Kuningan Barat.
DPRD Kota Jogja mulai mengarahkan tamu kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mengenalkan produk lokal dan mendorong ekonomi masyarakat.
YIA menyalurkan Rp100 juta untuk penanganan stunting 115 balita di Kulonprogo melalui PMT, multivitamin, edukasi, dan ayam petelur.
BPBD Kota Jogja menyiapkan sistem notifikasi banjir langsung ke HP warga melalui jaringan seluler untuk mempercepat peringatan dini.
JJLS Kelok 23 Bantul-Gunungkidul resmi diuji coba 14-20 September 2026. Simak jam buka dan kendaraan yang diperbolehkan melintas.
BPS mencatat harga cabai rawit naik 27,54 persen dan memicu kenaikan IPH di 260 kabupaten/kota pada September 2026.