Advertisement
Jokowi Akan Putuskan Lokasi Formula E, Monas-GBK Tak Masuk Daftar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato di acara Kompas100 CEO Forum di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/11 - 2021) / Youtube Setpres\\r\\n\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Ketua MPR sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan bahwa penyelenggaraan Jakarta E-Prix 2022 (Formula E) yang akan diselenggarakan pada 4 Juni 2022 tidak boleh dilakukan di kawasan Monas dan Gelora Bung Karno (GBK).
Saat jamuan makan malam bersama Co-Founder sekaligus Chief Championship Officer Formula E Operations (FEO) Alberto Longo dan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto semalam, Rabu (24/11/2021), keduanya memaparkan tempat lain di luar Monas dan GBK.
Advertisement
BACA JUGA : Kapan Hasil Penyelidikan Kasus Formula E Diumumkan?
Setidaknya ada lima lokasi strategis yang akan dijadikan pilihan sirkuit Jakarta E-Prix 2022. Semuanya adalah Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), JIEXPO Kemayoran, kawasan Jakarta International Stadium (JIS), serta kawasan Ancol.
Lebih lanjut, Bamsoet mengatakan bahwa pihaknya mendapat informasi bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meminta waktu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meminta arahan terkait lokasi Formula E di Jakarta.
“Saya mendengar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah meminta waktu kepada Presiden Joko Widodo bersama Alberto Longo untuk meminta arahan dan pendapat terkait lokasi mana yang paling tepat untuk dijadikan sirkuit. Presiden Joko Widodo yang nanti akan memutuskan,” kata Bambang melalui keterangan pers, Kamis (25/11/2021).
Bambang menjelaskan bahwa balapan Formula E pada musim ke-8 akan diadakan di kota-kota ikonik dunia. Antara lain New York, London, Monaco, Berlin, Diriyah Saudi Arabia, Roma dan Seoul.
Pada tahun 2022 Jakarta E-Prix 2022 akan menjadi gelaran balap pertama dari tiga balapan Formula E sepanjang tahun 2022.
“Kita harapkan ajang Jakarta E-Prix 2022 mampu meningkatkan sektor pariwisata dan sport automotive tourism di Indonesia. Saya optimistis akan banyak penggemar otomotif dunia yang hadir ke Indonesia, serta disiarkan lebih dari 150 televisi dunia dan disaksikan minimal lebih dari 1,8 miliar penonton seperti balap motor internasional kemaren di Mandalika,” jelasnya.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menuturkan bahwa dalam ajang Formula E diperlukan adanya jagoan dari dalam negeri atau local hero.
BACA JUGA : KPK Klaim Penyelidikan Kasus Formula E Masih Berproses
Oleh karena itu, Bambang tengah membujuk Sean Gelael agar mau berlaga di Formula E. Terlebih, Sean telah membuktikan diri mampu menjadi juara dua dunia FIA Endurance Trophy for LMP2 Drivers.
“Tentu kurang afdol dan kurang lengkap apabila dalam event balap dunia tidak ada local hero. Saya masih merayu Sean dan ayahnya Ricardo Gelael untuk mau ikut ambil bagian dalam balap mobil dunia elektrik Formula E atau Jakarta E-Prix 2022,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ketegangan Memuncak di Lebanon, Pasukan Indonesia Jadi Korban
- Padam Lampu 1 Jam, Pertamina Hemat Energi Setara 2.000 Liter BBM
- PP Tunas Berlaku, Ombudsman Tekankan Literasi & Perlindungan Anak
- Patroli China di Laut China Selatan Ancam Energi RI
- Wisatawan Lumajang Tersambar Petir, Satu Tewas di Pantai Bambang
Advertisement
Sanksi Berat Menanti ASN Gunungkidul yang Nekat Cerai Tanpa Izin
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- 144 Penyakit Ditanggung BPJS, Ini Daftar Lengkapnya
- Rusia Stop Ekspor BBM, Harga Pertalite RI Terancam?
- Patroli China di Laut China Selatan Ancam Energi RI
- Puncak Arus Balik, Penumpang YIA Tembus 17 Ribu
- Anggaran Bantul Dipangkas, Program Prioritas Jadi Fokus
- Haji 2026 Sleman Aman, 1.650 Jemaah Siap Berangkat
- KLB Campak Meluas, Kemenkes Minta Nakes Siaga
Advertisement
Advertisement





