Advertisement
Viral Kekerasan Polisi Banting Mahasiswa hingga Kejang-kejang

Advertisement
Harianjogja.com, TANGERANG--Tindakan pengamanan layaknya Mixed Martial Arts (MMA) yang sarat kekerasan dipertontonkan oleh aparat kepolisian dalam menghadapi mahasiswa yang berdemonstrasi.
Sebuah video polisi menghadapi mahasiswa saat berunjuk rasa memperingati Hari Ulang Tahun ke-389 Kabupaten Tangerang viral. Seorang anggota polisi memakai seragam hitam terlihat membanting mahasiswa hingga terbentur ke lantai dan kejang-kejang.
Advertisement
BACA JUGA : Hendak Bentrok dan Bawa Sajam, 10 Remaja Ditangkap
Aksi polisi ini dikritik. Karena dinilai terlalu berlebihan dalam menghadapi pengunjuk rasa. Aksi polisi tersebut mirip aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) atau olahraga bela diri campuran.
Saat demo berlangsung, tampak salah satu oknum polisi membanting mahasiswa ke trotoar. Dalam video berdurasi 48 detik itu tampak mahasiswa tidak sadarkan diri dan tidak bergerak.
Insiden polisi banting mahasiwa di depan kantor Bupati Tangerang itu berlangsung saat terjadi bentrok antara masa aksi dan polisi.
Kapolresta Kabupaten Tangerang, Kombes pol Wahyu Sri Bintoro membenarkan bila terjadi demo di depan Kantor Bupati Tangerang. Dalam unjuk rasa itu, sebanyak 18 orang diamankan oleh pihak kepolisian.
Saat ditanya perihal adanya mahasiswa yang dibanting hingga kejang-kejang, Wahyu menegaskan bila kondisinya dalam keadaan sehat.
BACA JUGA : Setelah Ricuh di Seturan, Muncul Ormas Desak Polisi Usut
“Iya mas ada demo tadi. Sebanyak 18 orang diamankan, kondisinya masih sehat,” ujar Wahyu melalui pesan singkat, Rabu (13/10/2021)
Kendati demikian, Wahyu menegaskan akan mengevaluasi tim propam soal pengamanan massa unjuk rasa. Agar hal serupa tidak terjadi lagi.
“Secara internal tetap akan saya evaluasi tim propam akan melakukan evaluasi terhadap SOP mengamankan massa [Demo],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Harga Tiket Mendaki Gunung Fuji Jepang Kini Naik Dua Kali Lipat
- Pemerintah Sebut Makan Bergizi Gratis Telah Menjangkau 5,58 Juta Orang
- Pemilu dan Pilkada Diputuskan Diadakan Terpisah, DPR Pertanyakan Posisi Mahkamah Konstitusi
- Terungkap, Mantan Wali Kota Semarang Mbak Ita Melarang Pegawai Bapenda Hindari Panggilan KPK
- Sidang Suap Mantan Wali Kota Semarang, Kepala Bapenda Setor Rp1,2 Miliar ke Mbak Ita
Advertisement

Pelunasan PBB-P2 Triwulan Kedua di Bantul Sudah Terkumpul Rp43,7 Miliar
Advertisement

Kampung Wisata Bisa Jadi Referensi Kunjungan Saat Liburan Sekolah
Advertisement
Berita Populer
- Indonesia Waspadai Penutupan Selat Hormuz
- Duh! 20 Persen Anak SLTA Putus Sekolah
- Pasangan Gay di Lamongan Dicokok Polisi Karena Bikin Konten Pornografi di FB-MiChat
- Sidang Suap Mantan Wali Kota Semarang, Kepala Bapenda Setor Rp1,2 Miliar ke Mbak Ita
- Menteri PANRB Tegaskan ASN Tak Boleh WFA, yang Diperbolehkan FWA
- Terungkap, Mantan Wali Kota Semarang Mbak Ita Melarang Pegawai Bapenda Hindari Panggilan KPK
- Pemilu dan Pilkada Diputuskan Diadakan Terpisah, DPR Pertanyakan Posisi Mahkamah Konstitusi
Advertisement
Advertisement