Viral Kekerasan Polisi Banting Mahasiswa hingga Kejang-kejang

Tangkapan layar tampak polisi (berbaju hitam) membanting mahasiswa. - @twitter.
13 Oktober 2021 20:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, TANGERANG--Tindakan pengamanan layaknya Mixed Martial Arts (MMA) yang sarat kekerasan dipertontonkan oleh aparat kepolisian dalam menghadapi mahasiswa yang berdemonstrasi.  

Sebuah video polisi menghadapi mahasiswa saat berunjuk rasa memperingati Hari Ulang Tahun ke-389 Kabupaten Tangerang viral. Seorang anggota polisi memakai seragam hitam terlihat membanting mahasiswa hingga terbentur ke lantai dan kejang-kejang.

BACA JUGA : Hendak Bentrok dan Bawa Sajam, 10 Remaja Ditangkap

Aksi polisi ini dikritik. Karena dinilai terlalu berlebihan dalam menghadapi pengunjuk rasa. Aksi polisi tersebut mirip aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) atau olahraga bela diri campuran.

Saat demo berlangsung, tampak salah satu oknum polisi membanting mahasiswa ke trotoar. Dalam video berdurasi 48 detik itu tampak mahasiswa tidak sadarkan diri dan tidak bergerak.

Insiden polisi banting mahasiwa di depan kantor Bupati Tangerang itu berlangsung saat terjadi bentrok antara masa aksi dan polisi.

Kapolresta Kabupaten Tangerang, Kombes pol Wahyu Sri Bintoro membenarkan bila terjadi demo di depan Kantor Bupati Tangerang. Dalam unjuk rasa itu, sebanyak 18 orang diamankan oleh pihak kepolisian.

Saat ditanya perihal adanya mahasiswa yang dibanting hingga kejang-kejang, Wahyu menegaskan bila kondisinya dalam keadaan sehat.

BACA JUGA : Setelah Ricuh di Seturan, Muncul Ormas Desak Polisi Usut

“Iya mas ada demo tadi. Sebanyak 18 orang diamankan, kondisinya masih sehat,” ujar Wahyu melalui pesan singkat, Rabu (13/10/2021)

Kendati demikian, Wahyu menegaskan akan mengevaluasi tim propam soal pengamanan massa unjuk rasa. Agar hal serupa tidak terjadi lagi.

“Secara internal tetap akan saya evaluasi tim propam akan melakukan evaluasi terhadap SOP mengamankan massa [Demo],” katanya.

 

Sumber : suara.com