Advertisement
Miris! Dukun Pembuat Ramuan Penyembuh Corona Meninggal karena Covid-19
Seorang polisi wanita bereaksi saat menerima suntikan vaksin Covid-19, COVISHIELD yang diproduksi oleh Institut Serum India, di Rumah Sakit Umum di Ahmedabad, India, Minggu (31/1/2021). - Reuters/Antara\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Dukun penyembuh spiritual asal Sri Lanka, Eliyantha Lindsay White dikabarkan meninggal karena terinfeksi Covid-19.
Adapun, Eliyantha Lindsay White merupakan pria yang mengklaim telah membuat ramuan yang bisa melindungi orang dari Covid-19.
Advertisement
Dikutip dari The Indian Express, ramuannya secara terbuka didukung mantan Menteri Kesehatan Sri Lanka Pavithra Wanniarachchi, yang kemudian turut menghabiskan dua pekan di ICU karena terpapar Covid-19.
White diketahui telah mengobati para bintang olahraga dan politikus ternama dengan ramuan tersebut.
Salah satunya, sejumlah bintang kriket India, Sachin Tendulkar secara publik berterima kasih pada White setelah dia mengatakan dukun tersebut menyembuhkan cedera lututnya.
Dikutip melalui AFP, White juga memberikan saran kepada Perdana Menteri Sri Lanka, Mahinda Rajapaksa. Rajapaksa menyampaikan belasungkawa di Twitter.
Baca juga: Pendaftar Calon Lurah Lebih dari 5 Orang, 3 Kalurahan di Paliyan Gelar Tes Tambahan
Dia mengatakan, menuang ramuan tersebut ke sungai bisa mengakhiri pandemi Covid-19 di Sri Lanka dan negara tetangganya, India.
Tidak hanya itu, pria 48 tahun tersebut jatuh sakit setelah terinfeksi Virus Corona pada awal September 2021 dan segera dilarikan ke rumah sakit ketika kondisinya memburuk.
Berdasarkan data Worldometers, total kasus infeksi Covid-19 di Sri Lanka mencapai angka 511.372 per Sabtu, (25/9/2021) pada pukul 12.00 WIB dengan 12.530 total kasus kematian, dan 452.692 kasus sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
Advertisement
KDRT Dominasi 213 Kasus Kekerasan di Bantul Sepanjang 2025
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Jelang Imlek, Pengguna Ponsel Banyak Kunjungi Jasa Servis HP di Jogja
- Satlantas Gunungkidul Petakan 3 Jalur Balap Liar di Kota Wonosari
- IIMS 2026: JKIND Pegang Distribusi SunTek Window Film
- Tottenham vs Newcastle, Duel Bangkit Dua Wakil Liga Champions
- Perkelahian Malam di Imogiri Bantul, Dua Pemuda Luka Kena Sajam
- Chelsea Wajib Menang Kontra Leeds Demi Jaga Asa Liga Champions
- PSBS Biak Percayakan Sisa Musim ke Marian Mihail
Advertisement
Advertisement



