Update Corona Indonesia 23 September: Positif 2.881, Jateng Tertinggi

Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. - Antara/Hafidz Mubarak A.
23 September 2021 18:37 WIB Fitri Sartina Dewi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan kasus positif Covid-19 pada Kamis (23/9/2021) mencapai 2.881 orang.

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat total kasus positif sampai dengan hari ini menembus angka 4.201.559.

Jawa Tengah menjadi provinsi dengan penambahan kasus positif tertinggi pada hari ini yaitu 333 kasus.

Untuk kasus sembuh, Satgas mencatat adanya penambahan 4.386 orang sehingga total kasus sembuh menjadi 4.012.448 orang yang sembuh dari Covid-19.

Adapun, kasus meninggal akibat Covid-19 bertambah 160 orang pada hari ini sehingga totalnya telah menembus 141.114 orang.

Pada saat yang sama Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat kasus aktif per hari ini turun 1.665 sehingga totalnya menjadi 47.997 kasus.

Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat adanya 353.860 kasus suspek pada hari ini. Angka itu lebih rendah jika dibandingkan hari sebelumnya yaitu 373.201 kasus suspek.

Pada saat yang sama, jumlah spesimen harian terkait Covid-19 yang diperiksa pada hari ini mencapai 248.125. Jumlah spesimen yang diperiksa hari ini lebih tinggi jika dibandingkan hari sebelumnya yaitu 256.163 spesimen.

Sementara itu, jumlah orang yang telah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama sampai dengan hari ini mencapai 82.248.128 orang, sedangkan yang telah disuntik vaksin dosis kedua mencapai 46.980.347 orang. Adapun, yang telah disuntik vaksin dosis ketiga mencapai 141.114 orang.

Sebelumnya, pada Rabu (22/9) Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan kasus konfirmasi positif mencapai 2.720 orang sehingga totalnya menjadi 4.198.678 orang.

Adapun, kasus sembuh bertambah 5.356 orang sehingga totalnya menjadi 4.008.062 orang, sedangkan kasus yang meninggal bertambah 149 orang sehingga totalnya menjadi 140.954 orang.

Sumber : JIBI/Bisnis.com